Detail Berita


Dirut Perusahaan Tambang Besar Bukan Berasal dari Sarjana Kebumian, Kok Bisa?



duniatambang.co.id - Sukses dengan bekerja sesuai bidang pendidikan menjadi dambaan setiap orang. Di sisi lain, tidak sedikit orang-orang yang berkarir di luar bidang pendidikannya menjadi orang nomor 1 di perusahaan yang dipimpinnya.

Perusahaan tambang umumnya dipimpin oleh direktur utama yang berasal dari sarjana kebumian. Lalu apa jadinya jika perusahaan tambang dipimpin oleh direktur utama yang bukan berasal dari sarjana kebumian?

Dari beberapa daftar perusahaan tambang besar, terdapat orang yang menjabat menjadi direktur utama bukan berasal dari sarjana kebumian. Nama-nama berikut ini membuktikan bahwa latar belakang pendidikan bukan menjadi hal yang mustahil untuk menjadi seorang direktur utama.

  1. Budi G Sadikin, Sarjana Fisika Nuklir (ITB), Direktur Utama PT Inalum
  2. Clayton Allen Wenas, Sarjana Hukum (UI), Direktur Utama PT Freeport Indonesia
  3. Nico Kanter, Sarjana Hukum (UI), Direktur Utama PT Vale Indonesia Tbk
  4. Frans Kesuma Sarjana, Teknik Sipil (Unpar), Direktur Utama PT Pamapersada Nusantara
  5. Arie P. Ariotedjo, Sarjana Teknik Sipil (Purdue University), Direktur Utama PT Aneka Tambang
  6. Ronald Sutardja, Sarjana Teknik Mesin (University of California), Direktur Utama PT Bukit Makmur Mandiri Utama.

Dari daftar nama direktur umum di atas membuktikan bahwa seseorang yang bekerja diluar backround pendidikan bisa mendapatkan posisi penting. Background pendidikan bukan menjadi penghalang mencapai karir yang gemilang.

Baca juga: Soal Struktur Organisasi, Ini yang Membuat Perusahaan Pertambangan Berbeda

Sebenarnya apa sih yang membuat mereka bisa menjadi direktur utama pada perusahaan yang notabene bukan dari jurusan kuliah? Direktur Utama perusahaan tambang besar yang bukan berasal dari sarjana kebumian dituntut memahami lingkup pertambangan yang sedang digeluti. Perlunya mempelajari tentang pertambangan karena direktur utama melakukan tugas pengawasan.

Tidak harus menjadi ahli terhadap semua hal yang, karena direktur utama bekerja bersama tim-tim yang menjalankan tugas masing-masing. Selain hal-hal teknis, ada keahlian khusus direktur sebagai seorang pemimpin yang harus dimiliki.. Seorang direktur harus mempunyai daya konseptual yang tinggi.

Yang menjadi modal penting lainnya bagi seorang direktur adalah kemampuan komunikasi. Tidak jarang, komunikasi direktur utama menjadi penentu kesuksesan sebuah perusahaan.  Komunikasi berperan penting dalam hal direktur utama memberikan arahan dan tugas kerja kepada para timnya. Direktur mendelegasikan tanggung jawab kepada timnya sesuai kapasitas.

Berpikir Out of the box dan menerobos tantangan adalah hal yang biasanya dimiliki oleh seorang direktur. Direktur utama terlibat dalam pengembangan dan pengelolaan dan pengembangan  timnya. Ciri Direktur yang sukses lainnya adalah terus upgrade kemampuan. Jadi, seorang direktur utama perusahaan tambang besar bisa saja dipimpin oleh direktur utama yang bukan berasal dari sarjana kebumian.

 

(MS)