Detail Berita


Webinar Series ASPINDO dalam Implementasi Teknologi dari Perusahaan Jasa Pertambangan


"Dokumentasi kegiatan ASPINDO-Mobil Webinar Series"
Sumber gambar: BA


Tanggal terbit: 25-02-2021

duniatambang.co.idAsosiasi Jasa Pertambangan Indonesia atau ASPINDO bekerjasama dengan Exxon Mobil mengadakan webinar secara daring yang berjudul ASPINDO – Mobil Webinar Series. Acara tersebut merupakan rangkaaian acara webinar yang dilaksanakan 3 hari berturut-tururt, dimulai dari 23 Februari sampai dengan 25 Februari 2021.

Webinar series ini ditujukan untuk masyarakat umum yang mengangkat Tema Besar “Perkembangan Teknologi dan IT Dalam Jasa Pertambangan Indonesia”. Pada webinar series ini mengundang berbagai macam narasumber dari perusahaan ternama di berbagai sektor pertambangan, mulai dari penyedia alat berat, kontraktor penyedia jasa penambangan, sampai dengan pendukung kebutuhan pelumas alat berat.

Pada hari kedua webinar series yang dilaksanakan tanggal 25 Februari 2021 ini menghadirkan narasumber berkompeten di sektor penyedia jasa penambangan. Webinar ini dipimpin oleh Bambang Tjahjono, selaku Direktur Eksekutif ASPINDO. Pembicara di hari kedua ini yaitu Ricky Wirizkiyatna, selaku Head of Technical Support and System Control, Operation Division PT Pamapersada Nusantara dan Made Yatna, selaku GM Center of Excellence PT Bukit Makmur Mandiri Utama.

Sesi pertama webinar ini disampaikan oleh Ricky Wirizkiyatna dengan judul “Optimum Hauling Performance Based on Bigdata Technology”. Ricky menjelaskan tentang tantangan dari industri 4.0 dan keuntungan dari teknologi. Teknologi tersebut memanfaatkan kelebihan dan cara big data untuk menunjang teknologi masa depan untuk digitalisasi. Berbagai macam pengembangan digitalisasi yang dilakukan PT Pamapersada Nusantara salah satunya digunakan dalam maintenance dan konstruksi jalan. Implementasi dari digitalisasi ini menghasilkan peningkatan produktivitas dan mengurangi biaya pengangkutan dari perusahaan.

Kemudian, di sesi kedua Made Yatna menyampaikan materi mengenai “Safe Operation Through Digital Pathway”. Tantangan dari PT Bukit Makmur Mandiri Utama sendiri yang berfokus pada komoditas batubara adalah harga batubara yang fluktuatif setiap tahunnya. Made Yatna mengutarakan strategi yang dilakukan perusahaan untuk mengoptimalkan safety, efisiensi dan operasi penambangan yang salah satunya menggunakan digitalisasi. Digitalisasi ini dapat mengintegrasi dari satu bidang ke bidang lain dalam waktu singkat dengan data yang akurat.

Dari pemaparan dari dua pembicara di atas, dapat disimpulkan bahwa digitalisasi dapat mempercepat koordinasi dari satu aspek ke aspek lain. Selain itu, masih adanya pandangan tentang digitalisasi yang dinilai mempunyai biaya mahal, namun pada kenyataannya lebih murah dalam jangka panjang. Sehingga, pengembangan teknologi melalui digitalisasi diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dalam berbagai kegiatan di perusahaan.

 

Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !