Detail Berita


Tesla ke India, Saham Emiten Tambang Nikel Merah


"Mobil Listrik Tesla"
Sumber gambar: tesla.com


Tanggal terbit: 18-02-2021

duniatambang.co.id – Tesla sempat ramai dikabarkan akan membangun pabrik mobil listrik di Indonesia. Namun, beberapa belakangan ini Tesla terdengar memilih India sebagai tujuan lokasi pabrik kendaraan listrik.

Sebelumnya, pemerintah telah melakukan strategi kencang untuk menarik minat perusahaan mobil listrik tersebut agar berinvestasi di Indonesia.

Dalam sepekan terakhir, Tesla disebut akan beralih membangun pabrik mobil listrik di India. Lokasi pabrik dikabarkan akan dibangun di Bengaluru, Karnakatta. Sebelum membuka pabrik mereka pun akan membuka pusat penelitian dan pengembangan di Bengaluru.

Lokasi tersebut dipilih dengan alasan Bengaluru merupakan tempat dibangunnya pabrikan lain dari seluruh dunia yang memiliki pusat penelitian dan pengembangan.

Beredarnya informasi Tesla beralih ke India membuat saham emiten sektor tambang emas dan nikel ditutup melemah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun sebesar 1,03% ke posisi Rp6.227,73 pada perdagangan Rabu (17/02/2021).

Dari tujuh emiten emas dan nikel, hanya saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) dan PT Merdeka Copper Gold (MDKA) yang hijau, sementara lima sisanya ditutup di zona merah pada perdagangan Rabu (17/02/2021).

Pemerintah Indonesia telah melakukan beberapa langkah untuk mendekati Tesla agar menanamkan saham di Indonesia. Tesla berencana akan melakukan investasi di bidang sistem penyimpanan energi (Energy Storage System/ESS).

Hal tersebut diungkap oleh pernyataan Septian Hario Seto, Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi.

 

Penulis : Mayang Sari

Editor : Ocky PR.

Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !