Detail Berita


Prospek Saham Emiten Batubara Di Saat HBA Sedang Tinggi


"Batubara"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 19-01-2021

duniatambang.co.id - Harga batubara ICE Newcastle pada perdagangan awal pekan ini, dipatok di angka USD 85,3 per ton. Adapun jumlah ini merupakan angka tertinggi yang terhitung sejak bulan Mei 2019 silam. Tentunya, semakin membaiknya harga batuara mampu memberikan dampak positif terhadap harga saham sejumlah emiten yang bergerak di sektor tambang batubara.

Contohnya seperti yang terjadi pada saham milik PT Bukit Asam Tbk (PTBA), di mana untuk periode year-to-date (ytd) mampu mengalami penguatan sebesar 13,49 persen. Begitu juga dengan saham milik PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang diketahui telah mengalami penguatan sampai dengan 31,74 persen.

Hal yang sama juga dialami oleh saham milik PT Indika Energy Tbk (INDY) yang mampu mengalami penguatan sebanyak 56,22 persen menjadi Rp1.820 per lembar saham. Kemudian ada juga saham milik PT Adaro Energy Tbk (ADRO) yang meskipun mengalami penurunan sangat tipis 1,01 persen secara ytd, sahamnya dalam sepekan ini mengalami penguatan hingga 3,51 persen.

Harga batubara dalam negeri pun sedang mengalami perbaikan. Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa Kementerian ESDM telah menetapkan harga batubara acuan untuk bulan Januari 2021 menjadi sebesar USD75,84 per ton. Nilai ini mengalami kenaikan dibandingkan bulan Desember yang sebesar USD59,65 per ton.

Harga batubara internasional maupun dalam negeri yang mengalami penguatan ini, dinilai akan memberikan keuntungan tersendiri bagi para emiten batubara yang berorientasi pada penjualan domestik maupun ekspor.

Namun yang perlu diperhatikan adalah bahwa harga batubara acuan ini hanya sebagai acuan perusahaan untuk menentukan besaran harga jual produk batubara mereka. Terlebih, mengacu untuk jenis batubara dengan kalori 4.200 kcal/kg.

Jadi apabila harga batubara acuan mengalami kenaikan 5 persen misalnya, maka harga batubara dengan kalori lebih rendah belum tentu akan mengalami kenaikan dengan besaran yang sama.

Berkaca pada kondisi di atas, sejumlah analis merekomendasikan untuk melakukan hold pada saham-saham emiten batubara.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor  : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !