Loading...
image

"Energi Baru Terbarukan"
Sumber gambar: gettyimages.com

Dunia Tambang / 15 January 2021 / 0 Komentar

Energi Fosil EBT 

Energi Fosil Masih Jadi Andalan dari EBT pada 2020

duniatambang.co.id – Pemerintah menargetkan bauran energi terbarukan (EBT) 23% pada 2025. Pemerintah mengungkapkan bahwa hingga akhir 2020, bauran EBT baru mencapai 11,51%.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana mengatakan capaian bauran EBT hingga akhir 2020 masih lebih rendah dibandingkan target yang sudah ditetapkan di awal sebesar 13%.

Dia mengungkapkan, capaian bauran EBT yang masih rendah ini masih disebabkan oleh adanya pandemi covid-19 sehingga sejumlah pembangkit listrik berbasis EBT menjadi tersendat.

Sebelumnya, pemerintah telah menyusun Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai tarif pembelian tenaga listrik berbasis EBT oleh PLN. Namun, hingga saat ini rancangan tersebut belum juga terbit.

Dadan berharap agar Perpres tarif EBT ini bisa menjadi salah satu pendukung utama untuk mendorong proyek energi baru terbarukan. Perpres ini sudah mulai disosilalisasikan oleh PT PLN (Persero).

Pemerintah pun memastikan program biodesel 30% (B30) akan tetap diberlakukan.  Kemudian, dalam dua sampai tiga tahun ke depan pemerintah menargetkan produk bahan bakar hijau seperti green diesel atau green gasoline, bensin atau solar yang diproduksi langsung di kilang dengan bahan baku minyak sawit.

Selain itu, pemerintah juga merencanakan hadirnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap untuk meningkatkan bauran energi EBT nasional.

Selagi pemerintah meningkatkan bauran energy EBT, energi fosil menjadi andalan pemasok ke PLN dan untuk memenuhi kebutuhan industri yang lain. Pemerintah menetapkan rencana Domestik Market Obligation (DMO) 2021 adalah 137,5 juta ton.

 

Penulis : Mayang Sari

Editor  : Umar RP

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar