image

"Ilustrasi Mineral Intan"
Sumber gambar: gettyimages.com

Dunia Tambang / 1 January 2021 / 0 Komentar

Mineral 

Mineral Baru Bernama Kernowite Ditemukan, Jadi Mineral Paling Langka dan Mahal

duniatambang.co.id - Sejumlah ilmuwan dari Natural History Museum London, yang selama ini melakukan analisa terhadap batu yang ditambang dari daerah Inggris sekitar 220 tahun yang lalu, mengungkap fakta yang sangat menarik. Mereka menemukan keberadaan mineral baru yang berwarna hijau tua. Mereka menemukan dari sebuah batu yang diekstrak dari tambang Wheal Gorland.

Mineral yang mereka temukan itu kemudian diberi nama Kernowite, yang mengambil kata Kernow sebuah dialek khas wilayah Cornwall di Inggris, tempat batu tersebut ditambang. 

Selama beberapa abad, sejumlah pakar mempercayai bahwa mineral yang berwarna hijau tua itu merupakan variasi dari mineral lain, yakni Liroconite. Namun tim dari Natural History Musem meyakini bahwa mineral itu memiliki jenis komposisi kimia yang jauh berbeda.

Sebagai informasi, batu Liroconite yang awalnya dianggap sebagai bagian dari batu Kernowite itu memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Dan karena kelangkaanya membuat batu itu menjadi buruan utama para kolektor dari seluruh dunia. Apalagi, batu tersebut hanya ditemukan di tambang Wheal Gorland saja.

Jika Liroconite saja sudah cukup langka dan mahal, maka untuk Kernowite tentu harganya akan lebih mahal berkali-kali lipat dari Liroconite.

Daerah Cornwall juga telah mendapat predikat khusus dari Unesco sebagai salah satu warisan dan peninggalan dunia. Karena wilayah itu dikenal dengan sejumlah temuan mineralnya yang sangat langka dan berbeda dari daerah tambang lainnya di dunia.

“Banyak pihak yang telah melakukan penelitian lebih dari 100 tahun saat tambang itu masih aktif untuk mencoba menemukan mineral-mineral baru. Akhirnya baru pada tahun 2020 ini, kami telah berhasil menemukan satu lagi mineral yang belum teridentifikasi sebelumnya. Hal ini sungguh luar biasa, karena kami bisa menambahkan satu lagi jenis mineral baru,” kata Rumsey.

Data tentang mineral Kernowite itu pun telah mendapatkan persetujuan dari International Mineralogical Association dan akan diterbitkan di Mineralogical Magazine pada tahun depan.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor : Umar RP.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar