image

"Batubara"
Sumber gambar: gettyimages.com

Dunia Tambang / 22 December 2020 / 0 Komentar

Batubara Hilirisasi Gasifikasi 

Tahun 2024, Pemerintah Targetkan Batubara Untuk Gasifikasi Sebesar 13 Juta Ton

duniatambang.co.id - Pemerintah telah menargetkan penyerapan batu bara yang diperuntukkan kegiatan hilirisasi jumlahnya mencapai 13 juta ton pada 2024. Salah satu bentuk kegiatan hilirisasi yang telah dicanangkan saat ini seperti proyek gasifikasi batubara menjadi DME atau Dimethyl Ether.

“Jumlah besaran target untuk hilirisasi batubara di tahun 2024 kurang lebih sebesar 13 juta ton dengan nilai perkiraan ekspor hampir mencapai 600 juta dolar untuk setiap tahunnya. Meliputi gasifikasi batubara, briket, coal making dan upgrading,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.

Pemerintah pun selama ini juga konsisten mendorong perusahaan tambang batubara serta industrinya untuk tidak lagi menjual barang mentah yang selama ini seringkali digunakan untuk bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) misalnya, sehingga komoditas batubara akan mendapatkan nilai tambah bagi industri.

Pihak Kementerian ESDM mengatakan dalam menjalankan langkah akselerasi program hilirisasi batubara di Indonesia, batubara dengan kalori rendah adalah yang paling diutamakan. Pasalnya jenis batubara tersebut memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi jika diupayakan untuk peningkatan nilai tambah.

Dari data yang dimiliki oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral per bulan Desember 2019, cadangan batubara di Indonesia jumlahnya mencapai 37,45 miliar ton. Sementara untuk jumlah sumber dayanya mencapai angka 149,01 miliar ton.

Dengan besaran cadangan dan jumlah batubara yang dimiliki tersebut, maka nilai produksi nasional bisa mencapai kisaran 550 juta ton per tahun. Hal ini berarti cadangan batubara yang dimiliki Indonesia masih dapat dilakukan eksploitasi sampai setidaknya 68 tahun ke depan.

Dari besaran jumlah cadangan tersebut, 90 persen di antaranya adalah batubara dengan kalori rendah dan sedang. Rinciannya, batubara dengan kalori sedang diketahui sebesar 58,56 persen, kalori rendah sekitar 30,90 persen, untuk kalori tinggi sekitar 7,13 persen dan sementara untuk kalori sangat tinggi sebesar 3,41 persen.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Umar RP.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar