Detail Berita


Strategi Pemerintah Percepat Hilirisasi Nikel Sebagai Bagian dari Proyek Strategi Nasional


"Pembakaran dalam furnace"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 16-12-2020

duniatambang.co.id - Presiden Joko Widodo telah mencanangkan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN). Kebijakan tersebut pun, membuat pihak Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenkomarves) semakin gencar melakukan akselerasi hilirisasi nikel.

Adapun, kebijakan yang dicanangkan Jokowi itu menjadi perwujudan komitmen pemerintah untuk terus mengupayakan dan memperkuat daya saing industri nasional dalam skala internasional serta utamanya juga untuk meningkatkan nilai tambah komoditas nikel itu sendiri.

Sementara itu strategi yang akan diambil oleh pihak Kemenkomarves sebagai langkah eksekusi percepatan PSN itu adalah dengan memberikan beragam fasilitas yang dibutuhkan, seperti soal perizinan baik itu yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat ataupun oleh pemerintah daerah, yang kewenangannya seperti yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Pihak Kemenkomarves pun menjelaskan bahwa salah satu yang menjadi fokus dalam percepatan PSN itu adalah dengan mempercepat pembangunan proyek smelter nikel yang ada di wilayah Sulawesi. Alasan yang diutarakan pihaknya adalah dikarenakan saat ini wilayah Sulawesi menjadi titik pusat persebaran nikel di Indonesia.

Jika merujuk pada data yang dilaporkan oleh Badan Geologi, pada bulan Juli 2020, besaran sumber daya bijih nikel yang dimiliki oleh Indonesia mencapai 11.887 juta ton. Dari besaran jumlah tersebut, diketahui sebanyak 5.094 juta ton merupakan jumlah tereka, 5.094 juta ton jumlah terunjuk, 2.626 ton jumlah terukur, dan 228 juta ton jumlah hipotetik.

Kemudian untuk jumlah cadangan bijihnya mencapai angka 4.346 juta ton. Sebanyak 3.360 juta ton merupakan cadangan terbukti, dan 986 juta ton merupakan cadangan terkira. Sementara untuk jumlah total sumber daya logam mencapai 174 juta ton dan jumlah cadangannya mencapai angka 68 juta ton.

Potensi terbesar nikel tersebut hingga saat ini paling banyak tersebar di wilayah Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah dan Maluku Utara, untuk skala jumlah terbesar di Indonesia.

Pihak Kemenkomarves secara khusus mencontohkan yang ada pada proyek smelter PT CNI, sebagai bagian dari PSN. Selain karena lokasi smelter berada di lumbung nikel, keberadaannya juga tentu akan membuka lapangan pekerjaan yang diperkirakan akan menyerap lebih dari 4.000 pekerja.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !