Detail Berita


Ini Kiat Vale Indonesia Sabet Green Concern Company Award 2020


"PT Vale Indonesia"
Sumber gambar: asiatoday.id


Tanggal terbit: 15-12-2020

duniatambang.co.id - PT Vale Indonesia sabet penghargaan Green Concern 2020 yang diselenggarakan oleh majalah SWA. Adapun pemberian penghargaan ini ditujukan kepada perusahaan tambang yang mampu menjalankan operasional dengan memperhatikan 3P, yakni People, Planet dan Profit. Lebih lanjut, faktor 3P yang dijadikan parameter ini memiliki tujuan agar keberlanjutan dari sumber daya alam bisa terjaga, yang juga bisa memberikan pengaruh besar kepada operasional perusahaan.

Mendapatkan sebuah penghargaan yang cukup bergengsi ini, pihak PT Vale Indonesia pun membagikan kiat, agar 3P bisa berjalan beriringan tanpa mengganggu kinerja perusahaan. Beberapa strategi yang dilakukan perusahaan antara lain seperti menjadikan faktor lingkungan, sosial dan ekonomi sebagai core value bukan menjadi added value. Hal ini pun dijadikan perusahaan sebagai prinsip dalam berbisnis dan selanjutkan diterapkan dalam rantai produksi. Apalagi, sumber daya nikel digadang-gadang akan menjadi sumber daya masa depan, karena memiliki peran sangat besar sebagai bahan dasar kendaraan listrik dan teknologi.

Operasional penambangan nikel itu pun oleh pihak Vale diintegrasikan semaksimal mungkin dengan kegiatan rehabilitasi dan reklamasi pasca tambang. PT Vale Indonesia selama ini tercatat telah melakukan rehabilitasi blok Sorowako dengan total lahan yang tercatat mencapai 4.249,45 hektar.

Untuk tahun ini sendiri, PT Vale Indonesia juga menerapkan strategi reforestasi lintas batas, di mana dijadikan sebagai strategi prioritas dengan membangun roadmap menuju karbon netral. Pihaknya menjelaskan bahwa strategi ini mereka adaptasi dari apa yang dilakukan Vale Global, yang menargetkan misi karbon netral pada tahun 2050 mendatang.

Selanjutnya, PT Vale Indonesia juga menerapkan sebuah program baru yang mereka beri nama Vale Power Shift. Program ini bertujuan mengurangi ketergantungan operasional perusahaan pada bahan bakar fosil, yakni dengan menjalankan strategi elektrifikasi. Salah satu hasil dari penerapan strategi Vale Power Shift ini adalah pengoperasioan electric boiler yang telah beroperasi penuh pada bulan Mei 2019 silam. Teknologi itu mampu mengeliminasi sebesar 67.047 barel bahan bakar HSFO untuk setiap tahunnya.

PT Vale Indonesia juga tetap membangun kolam sedimen di area tambang yang digunakan untuk mengolah limbah cair, sesuai dengan mutu yang telah ditetapkan oleh pihak Pemerintah. Selain itu guna menurunkan konsentrasi limbah cair, pihaknya juga menggunakan Pakalangkai Waste Water Treatment.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Faris Primayudha

Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !