Detail Berita


Kapuas Prima Coal Akan Lebarkan Pasar Penjualan


"Ilustrasi Uang Kertas"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 14-12-2020

duniatambang.co.id - Harga komoditas bijih besi mengalami tren positif.  PT Kapuas Prima Coal Tbk mengatakan pihaknya akan terus melakukan perluasan pasar penjualan. Pihaknya melihat adanya kesempatan menarik dari kenaikan harga bijih besi kadar Fe 62 persen yang kini telah berada di angka USD120 per ton.

Berangkat dari kondisi tersebut, Kapuas Prima Coal pun melakukan persiapan guna meningkatkan penjualan bijih besi untuk pasar dalam negeri dengan jangka waktu hingga enam bulan mendatang. Pihaknya akan menargetkan tingkat penjualan sekitar 30.000 ton untuk setiap bulannya.

Lebih lanjut Kapuas Prima Coal menilai bahwa pasar dalam negeri memang memiliki prospek yang bagus ke depannya. Oleh karena itu sudah menjadi bagian dari visi perusahaan bahwa Kapuas Prima Coal ingin memposisikan diri untuk dapat memenuhi kebutuhan bijih besi pasar domestik.

Langkah itu pun dinilai juga bisa menjadi bagian dari strategi diversifikasi serta pengembangan pasar yang dilakukan oleh Kapuas Prima Coal. Seperti yang diketahui bahwa selama ini mayoritas konsumen dari perusahaan berasal dari pasar luar negeri. Ditambah lagi ekspor yang dilakukan perusahaan juga merupakan produk dalam bentuk konsentrat. Oleh karena itu yang dijadikan target pasar oleh Kapuas Prima Coal adalah para pemilik smelter, yang hingga saat ini juga masih didominasi oleh perusahaan Cina.

Di tahun depan, pihaknya juga melihat potensi kenaikan harga komoditas bijih besi masih terbuka lebar. Kapuas Prima Coal menjelaskan bahwa faktor pendukungnya adalah percepatan dan juga pendistribusian vaksin Covid-19, yang kemudian membuat ekonomi global semakin pulih dari keterpurukan.

Dari sisi internal, Kapuas Prima Coal cukup yakin bahwa pihaknya mampu memasok bahan baku yang dibutuhkan untuk menunjang peningkatan ekonomi di tahun depan.

Hingga kuartal ketiga tahun 2020 ini, Kapuas Prima Coal tercatat membukukan penjualan mencapai Rp380,46 miliar. Nilai ini mengalami penurunan sekitar 41,09 persen jika dibandingkan dengan penjualan di periode yang sama tahun lalu. Begitu juga dengan laba tahun berjalan yang turun sebesar 83,33 persen dari sebelumnya Rp158,27 miliar di kuartal ketiga 2019, menjadi Rp26,28 miliar untuk kuartal ketiga tahun ini.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Ocky PR.

Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !