image

"Dump Truck di Site Penambangan"
Sumber gambar: gettyimages.com

Dunia Tambang / 11 December 2020 / 0 Komentar

Tambang 

Inilah Faktor Penentu Ketahanan Industri Tambang di Era Ekonomi Baru

duniatambang.co.id - Industri pertambangan dan logam tengah menghadapi perubahan paradigma yang belum pernah terjadi sebelumnya, karena penerapan sejumlah teknologi baru dan juga tantangan iklim dan sosial. Dengan meningkatkan kesadaran akan hal ini, dan memfokuskan pada solusi digital yang baru, peningkatan permintaan material, dan juga tekanan dari investor, industri tambang dan logam diharapkan bisa memperkuat peran dasarnya dalam ekonomi global yang tengah berkembang dengan pesat.

Mengingat adanya wabah pandemi Covid-19 dan agar bisa berhasil dengan sukses dalam menerapkan pendekatan di atas, ada sejumlah hal yang perlu dilalui oleh industri pertambangan agar tetap bisa tumbuh dan fokus.

Tata Kelola Yang Transparan

Transparansi yang lebih baik dan juga pembinaan prinsip lingkungan, sosial dan tata kelolanya menjadi hal yang penting bagi perusahaan tambang agar bisa berhasil beroperasi di pasar global. Sejumlah aturan yang telah ditetapkan baik oleh pemerintah dan juga global, telah membangkitkan kesadaran para perusahaan tambang di seluruh dunia. Tujuannya agar tetap bisa mempertahankan izin pengelolaan area tambang, mulai dari kegiatan ekstraksi, produksi hingga transportasi.

Penerapan dan Inovasi Teknologi

Selama ini, industri pertambangan dianggap relatif kuno dan hadirnya teknologi yang baru diharapkan bisa menciptakan kemajuan yang menarik. Penggunaan truk otomatis untuk melakukan kegiatan pemuatan, pengangkutan dan pembuangan. Kemudian juga penggunaan mesin bor yang diintegrasikan dengan teknologi terbaru sehingga meningkatkan keunggulan kompetitif perusahaan.

Wabah pandemi di sisi lain juga telah mempercepat adopsi peralatan penambangan otomatis, dikarenakan perusahaan tambang mulai mempertimbangkan langkah untuk tetap mempertahankan tingkat produksi di saat wabah melanda.

Kegiatan digitalisasi umum dan juga evaluasi data pertambangan pun kini telah menjadi dasar teknis untuk aplikasi kegiatan pertambangan yang lebih kompleks. Dengan analisa dan data yang dikumpulkan, efisiensi bisa ditingkatkan sehingga bisa menekan biaya operasional.

Tenaga Kerja

Penerapan teknologi baru membutuhkan tenaga kerja yang sesuai yang mampu mengoperasikan mesin yang semakin kompleks. Menemukan individu terbaik untuk mengisi posisi ini mungkin relatif sulit, karena mereka juga harus bisa melakukan regenerasi pekerja yang sudah memasuki usia tua. Dengan demikian perusahaan pun perlu mempertimbangkan pendekatan khusus untuk bisa membangun tenaga kerja teknis yang interdisipliner.

Rantai Pasokan dan Kondisi Politik

Covid-19 telah memaksa sejumlah negara untuk menyadari sepenuhnya ketergantungan mereka pada komoditas logam dan mineral, dan hal ini pun telah mengubah cara pandang pemerintah terhadap proyek pertambangan dan logam.

Penerapan strategi yang kritis dan membangun industri lokal, selalu menjadi hal paling terpenting bagi mereka yang terlibat dengan kebijakan perindustrian. Namun adanya krisis, serta tidak stabilnya rantai pasokan telah membawa masalah ini ke kondisi politik sebuah pemerintahan.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor  : Faris Primayudha

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar