Detail Berita


Akankah Penambangan Ruang Angkasa Akan Lebih Ramah Lingkungan?


"Ilustrasi ruang angkasa"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 04-12-2020

duniatambang.co.id - Cadangan sumber daya alam di bumi kian menipis. Sejumlah pihak pun, berharap penambangan di ruang angkasa bisa menjadi solusi di masa mendatang.

Salah satu yang menyarankan penambangan di ruang angkasa adalah Jeff Bezos, salah satu orang terkaya di dunia. Dia menyebutkan bahwa Bumi tetap akan menjadi kawasan pemukiman dan industri ringan. Sementara operasi seperti penambangan yang berdampak besar pada lingkungan, akan dipindahkan dari Bumi.

Perlombaan untuk mulai membangun pondasi industri di ruang angkasa pun telah dimulai. Elon Musk yang menjanjikan Mars Base Alpha pada tahun 2028, kemudian ada Blue Origin milik Bezos yang sedang mengerjakan proyek kolonisasi di Bulan, dan ada juga proyek Lunar Gateway yang dikembangkan oleh NASA, yakni sebuah stasiun orbit permanen yang akan mulai beroperasi pada akhir dekade ini.

Proyek-proyek tersebut pun didukung dengan kecanggihan teknologi yang terus berkembang, sehingga membuat biaya untuk peluncuran ke ruang angkasa semakin turun dari tahun ke tahun. Bagi CEO Skycorp Dennis Wingo, hal ini semakin meyakinkan dirinya bahwa manusia berada di puncak era baru penambangan ruang angkasa. Dia menegaskan bahwa aktivitas industri di Bulan nantinya adalah bagaimana kita dapat membuat segalanya lebih baik di Bumi.

Wingo pun mengemukakan pendapatnya, bahwa alih-alih hanya sekedar mengambil bahan mentah dari Bulan ke Bumi, industri pertambangan ruang angkasa akan mengejar keuntungan dengan menemukan cara untuk memproses bahan mentah, langsung di lokasi penambangan yang ada di Bulan. Ia pun juga membayangkan, nantinya industri di Bulan akan memanfaatkan tenaga surya, yang mampu menghasilkan tenaga setingkat gigawatt yang dibutuhkan untuk menjalankan aktivitas penambangan.

Nantinya pun akan dibuat semacam undang-undang untuk menetapkan wilayah di ruang angkasa yang kaya mineral, sebagai sumber daya bersama. Konsepnya seperti praktik pengelolaan tanah adat kuno.

Satu hal yang pasti, Bumi saat ini membutuhkan nafas dari segala kegiatan eksploitasi alam. Kekayaan mineral ruang angkasa terlihat begitu nyata. Penambangan ruang angkasa menjadi salah satu solusi multipolar yang menjanjikan. Namun meski demikian tetap ada beban pada para pelaku penambangan nantinya, untuk bisa mencegah kesalahan ekologis di generasi sebelumnya.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor    : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !