Detail Berita


Tanzania Selesaikan Izin Tambang REE Pertama


"Tambang REE Tanzania"
Sumber gambar: Peak Resources Ltd


Tanggal terbit: 02-12-2020

duniatambang.co.id - Logam tanah jarang atau Rare Earth Element (REE) merupakan kumpulan dari 17 logam yang jarang ditemukan di alam. Ketujuh-belas logam ini adalah Sandium (Sc), Yttrium (Y), Lanthanum (La), Cerium (Ce), Praseodymium (Pr), Neodymium (Nd), Promethium (Pm), Samarium (Sm), Europium (Eu), Gadolinium (Gd),Terbium (Tb), Dysprosium (Dy), Holmium (Ho), Erbium (Er), Thulium (Tm), Ytterbium (Yb), dan Lutetium (Lu). Logam-logam REE disebut jarang karena kehadirannya memang jarang ditemukan secara besar-besaran di alam, meskipun kelimpahannya di kerak bumi jauh lebih banyak daripada logam lain yang lebih sering ditemukan seperti emas. Keterdapatan REE umumnya tidak dijumpai secara tunggal dalam sebaran jumlah besar, akan tetapi biasanya dijumpai sebagai ikutan pada mineral lain.

Melansir mining.com, Tanzania sedang dalam tahap akhir untuk menyelesaikan izin penambangan REE pertamanya kepada perusahaan Australia Peak Resources Ltd. Proyek REE yang berlokasi di Ngualla ini dilakukan supaya pemerintah setempat dapat memperoleh pendapatan yang lebih besar dari penambangan sumber daya alam ini. Diketahui bahwa proyek REE Ngualla merupakan salah satu proyek REE logam Neodymium (Nd) dan Praseodymium (Pr) berkadar tinggi dan terbesar di dunia.

Menteri Pertambangan Doto Biteko juga mengatakan bahwa di samping penambangan REE, Tanzania juga sedang dalam menyelesaikan izin penambangan emas untuk perusahaan Australia lainnya yaitu OreCorp Ltd yang berlokasi di Nyanzaga, daerah barat laut Tanzania.

Daerah Afrika Timur merupakan produsen logam mulia terbesar keempat di Benua Afrika yang saat ini berencana untuk meningkatkan pendapatan negara dalam waktu tiga tahun ke depan. Selain itu daerah ini juga memiliki cadangan batubara, bijih besi, batu permata, dan REE yang sangat banyak. Adapun kegunaan REE dapat digunakan sebagai komponen untuk kendaraan listrik, handphone, peralatan energi terbarukan, dan fasilitas pertahanan.

 

Penulis : Iqlima Nur Annisa

Editor   : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !