Loading...
image

"Penyerahan Penghargaan Best Woman in Mining pada acara TPT Perhapi ke-29"
Sumber gambar: Dokumentasi Perhapi

Dunia Tambang / 30 November 2020 / 0 Komentar

Retno Nartani TPT Perhapi 

Mengenal Lebih Dekat Retno Nartani, Srikandi Tambang 2020

duniatambang.co.id - Berkarir di dunia pertambangan bukanlah profesi yang banyak diminati oleh wanita. Pasalnya, sebagian besar dari profesi tersebut mengharuskan pekerjanya untuk terjun langsung di lapangan sehingga tak jarang profesi ini lebih diminati oleh pria. Akan tetapi, apakah Sobat Tambang tahu jika di Indonesia terdapat sesosok Srikandi yang aktif berkecimpung juga di dunia pertambangan?

Ialah Retno Nartani, sosok Srikandi yang meraih penghargaan sebagai Best Woman in Mining dalam ajang Temu Profesi Tahunan Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (TPT PERHAPI) ke-29 tahun 2020. Ajang penghargaan ini diselenggarakan pada Jumat pagi (27/11/2020) sebagai acara penutup dari serangkaian kegiatan TPT PERHAPI ke-29 yang diselenggarakan secara online pada 17-27 November 2020.

“Pastinya senang. Tetap sadar diri bahwa kita ini dilihat oleh orang banyak, maka tetap harus menjadi role model yang benar dan baik. Saya bisa mendapatkan award ini karena doa, support, dan teamwork dari sekeliling saya.” Ungkap Retno.

Retno telah berkecimpung di dunia pertambangan selama 32 tahun mulai dari engineer, superintendent, general manager, hingga direktur. Semua itu tentunya tak lepas dari peran Retno sebagai anggota dalam tim yang terus berkontribusi dan bekerjasama dengan baik sesuai rencana tim. Kini Retno menjabat sebagai Direktur HSE Corporate di Sinar Mas Mining.

Retno mengatakan jika salah satu motivasinya berkecimpung di dunia pertambangan adalah karena hasil tambang banyak digunakan dalam kehidupan manusia. Di samping itu, Retno juga menganggap bahwa masih banyak pekerja tambang yang memerlukan pemenuhan pengetahuan supaya dapat bekerja lebih kompeten guna menunjang industri pertambangan menjadi lebih baik lagi.

Rutinitas di dunia pertambangan bukanlah sesuatu yang mewah. Sama seperti industri lain, Retno merasakan selama berkecimpung di dunia ini pasti ada suka dan dukanya. “Sukanya, saya merasa bangga menjadi orang tambang. Dukanya, saya tinggal jauh dari anak-anak saya sehingga saya tidak bisa melihat terlalu dekat mengenai perkembangan mereka.”

Menurutnya, salah satu kunci kesuksesan bagi wanita yang ingin bekerja di dunia pertambangan adalah tetap percaya diri dan mau bekerja di mana saja. Selain itu, mau mengasah diri dalam berkomunikasi adalah hal yang perlu dilakukan. “Sebagai wanita kita juga harus mau mencari ide-ide baru, mau bekerja secara teamwork, dan jadilah role model yang baik dan benar,” tutupnya.

 

Penulis : Iqlima Nur Annisa

Editor   : Mayang Sari

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar