image

"Ilustrasi covid-19"
Sumber gambar: gettyimages.com

Dunia Tambang / 30 November 2020 / 0 Komentar

Tembaga Covid 

Penemuan Vaksin Covid-19 Sebabkan Harga Tembaga Meroket

duniatambang.co.id - Harga komoditas tembaga mengalami peningkatan hingga ke puncak tertinggi selama dua tahun terakhir. Optimisme pasar akibat mulai pulihnya kondisi global dari wabah pandemi Covid-19, menjadi faktor pendorong utamanya.

Di London Metal Exchange, diketahui harga komoditas tembaga mengalami kenaikan sebesar 2,80 persen dari sebelumnya seharga USD7.277 per metrik ton menjadi USD7.294,50 per metrik ton. Posisi harga tersebut menjadi yang paling tinggi sejak bulan Juni 2018 silam. Untuk pergerakan selama sepekan itu, harga untuk komoditas tembaga naik sebanyak 4,2 persen dan ini merupakan kenaikan tertinggi sejak bulan Juli 2020 lalu.

Pakar mengatakan bahwa sejumlah berita positif yang beredar beberapa hari terakhir, mampu memberikan dampak baik sehingga bisa menguatkan harga komoditas logam. Dan Tembaga menjadi salah satu komoditas yang mampu memanfaatkan momentum dan kesempatan itu.

Vaksin Covid-19 yang paling dinanti oleh semua pihak, dikabarkan sudah mulai ditemukan, bisa dijadikan solusi untuk jangka panjang menuju pemulihan ekonomi global. Sentimen inilah yang menjadi penguat utama dari harga tembaga.

Pasalnya, penemuan vaksin Covid-19 tersebut akan berpengaruh pada kebijakan negara-negara dunia soal pembatasan sosial yang sekarang ini masih banyak diterapkan. Sebelumnya, pembatasan sosial menjadi hambatan utama pada kinerja seluruh sektor industri, tidak terkecuali industri pertambangan. Sehingga kedepannya, ekonomi global diharapkan bisa segera pulih.

Sementara dari sisi internal, diketahui harga tembaga itu sendiri juga mampu melaju dengan baik selama delapan bulan terakhir, dan menjadi yang terpanjang sejak satu dekade terakhir ini. Adapun penopang dari pergerakan harga tembaga yang mengalami reli itu, disebutkan karena data pertumbuhan ekonomi Cina yang semakin membaik, sehingga dari segi permintaan akan tembaga pun juga turut terdongkrak.

Tidak hanya komoditas tembaga, aluminium dan zinc juga mampu menyentuh harga tertinggi untuk periode dua tahun ini. Bahkan untuk harga zinc mengalami kenaikan paling cepat sejak bulan Mei 2019.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Ocky PR.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar