Detail Berita


Strategi Jitu Mitigasi Bencana Alam di Area Pertambangan


"Penambangan di PT Freeport Indonesia"
Sumber gambar: ptfi.co.id


Tanggal terbit: 26-11-2020

duniatambang.co.id - Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki kekayaan sumber daya alam yang luar biasa juga memiliki potensi bencana yang tinggi. Tak bisa dipungkiri industri pertambangan termasuk kawasan yang rawan bencana alam. Terlebih jika pertambangan tersebut ilegal (gurandil) dan mengabaikan SOP yang seharusnya diterapkan. Oleh karena itu, perlu dilakukan strategi mitigasi bencana alam di industri pertambangan sebagai upaya penanggulangan atau pengurangan resiko dampak. Inilah strategi jitu untuk mitigasi bencana alam di area pertambangan.

1. Kaji aspek-aspek potensi bencana geologi

Penelitian atau kajian mengenai aspek-aspek yang dapat menyebabkan bencana geologi, seperti gempa bumi, longsor, banjir, bencana gunungapi ataupun tsunami jika area pertambangan dekat dengan gunung dan laut. Salah satu hasil pembangunan yang kerap terancam akibat faktor topografi dan kelongsoran ini adalah prasarana transportasi jalan di area pertambangan. Maka perlu analisis zona lemah agar tidak terjadi bencana alam seperti amblesan bahkan tanah longsor.

2. Melakukan Sosialisasi dan Pemetaan kawasan rawan bencana di area pertambangan

Upaya ini untuk menekan timbulnya dampak bencana yang terjadi. Pada area pertambangan sering terjadi guguran material akibat goyahnya kemantapan sebuah lereng saat proses penambangan. Oleh karena itu setiap pekerja harus berbekal K3, mendapat sosialisasi kebencanaan di area tambang dan memahami kawasan rawan bencana melalui peta tersebut.

3. Reklamasi dan Revegetasi yang Progresif

Sebagai upaya penanggulangan kerusakan secara fisik, kimia dan biologi yang dapat memicu terjadinya bencana alam. Pemerintah harus berperan di sini, melalui kebijakan dan aturan sebagai kontrol dan pengawasan terhadap perusahaan tambang dalam melakukan kegiatan reklamasi dan revegetasi tambang. Pada akhirnya lahan yang terdegradasi akibat penambangan melalui revegetasi dapat teratasi dan mengurangi resiko dampak bencana alam yang terjadi.

 

Penulis : Fasda Akhsanul Latief

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !