Detail Berita


Begini Ciri-Ciri Mineral


"Mineral Kuarsa"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 24-11-2020

duniatambang.co.id - Kerak bumi dan samudera mempunyai kandungan mineral bervariasi dan bermanfaat untuk kehidupan. Kita hanya tahu beberapa fungsi dasar logam, seperti emas dan perak untuk perhiasaan, baja untuk konstruksi, dan lainnya. Namun, Kita belum menyadari beberapa barang disekitar mengandung material yang terbuat dari mineral. Kaca telepon pintar terbuat dari mineral kuarsa, pensil terbuat dari mineral grafit, kosmetik terbentuk dari mineral sulfur, mata bor terbuat dari intan. Artikel ini mengulas konsep dasar dan beberapa kriteria pada material bumi yang dikarakteristikan sebagai mineral.

Mineral adalah blok pembentuk suatu batuan. Dalam aspek sejarah, mineral pertama kali ditambang adalah rijang untuk senjata dan alat potong. Kemudian mineral mengalami beberapa perkembangan di Mesir tahun 3700 SM untuk penambangan emas, tembaga, perak. Berdasarkan proses keterbentukannya,  mineral berasal dari suatu atom yang berikatan dan membentuk suatu senyawa. Kemudian senyawa-senyawa tersebut membentuk blok pembangun kristal dan disinilah mineral terbentuk. Mineral merupakan elemen yang sering disebut jika membahas tentang kesehatan dan kebugaran. Selain itu, mineral sering juga menjadi rujukan sesautu yang bisa diambil di bawah permukaan, seperti emas, batu bara, perak, pasir, dan sebagainya.Karena banyak rujukan luas mengenai mineral, para ahli geologi berinisiatif untuk menetapkan batas dan kriteria sesuatu yang dapat dikatakan mineral.

1. Proses pembentukan secara alami

Suatu mineral harus terbentuk dari proses alami dalam konteks geologi. Material terbentuk dari buatan tangan manusia atau menggunakan alat/teknologi tidak bisa dikatakan suatu mineral.

2. Berwujud padatan

Mineral memiliki wujud berupa padatan bukan cair, uap, ataupun, gas. Es dikatakan suatu mineral, sedangkan air bukan termasuk mineral.

3. Struktur kristal teratur

Kristal merupakan salah satu substansi dari suatu mineral. Kristal terbentuk dari beberapa atom/senyawa yang saling berikatan dan tersusun secara beraturan. Pada dasarnya mineral mempunyai ciri khas bentuk kristal, seperti mineral halit berbentuk kubus dan mineral kuarsa berbentuk heksagonal dengan ujung berbentuk piramida.

4. Terbentuk dari senyawa anorganik

Bebearapa senyawa anorganik seperti NaCl (garam) membentuk mineral halit, kalsium karbonat membentuk mineral kalsit. Suatu material mirip garam adalah gula, bukan termasuk ke dalam mineral. Hal tersebut karena gula terbentuk dari senyawa organik berupa tanaman tebu. Material anorganik tersebut harus melewati proses geologi yang panjang dan terekam dalam batuan.  

5. Variasi komposisi kimia tertentu

Mineral bisa disebut sebagai kumpulan senyawa kimia dengan komposisi berbeda. Mineral dapat juga dinyatakan dengan rumus kimia. Tiap mineral mempunyai senyawa kimia yang berbeda-beda, seperti kuarsa (SiO2), Olivin (Mg, Fe)2 SiO4, dan beberapa mineral lainnya.

Berdasarkan ulasan ini, suatu material bumi harus memenuhi kelima kriteria di atas agar bisa dikatakan sebagai mineral. Bisa dikatakan juga mineral sangat krusial dan penting keberadaannya dalam suatu sistem pertambangan. Pada hakikatnya mineral merupakan material dasar yang diekstraksi untuk menjadi barang / produk yang kita temukan sehari-hari saat ini. Selain itu, mineral merupakan bukti proses yang terjadi di bumi ini berlangsung dengan cukup lama, sehingga pada akhirnya bisa dimanfaatkan dalam industri tambang.

 

Penulis : Muhammad Alzaid Ponka

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !