Detail Berita


Lima Orang Terkaya di Dunia Yang Berasal Dari Lulusan Geologi dan Teknik Pertambangan


"Ilustrasi Seorang Pengusaha Yang Sedang Menikmati Pemandangan"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 18-11-2020

duniatambang.co.id – Biasanya deretan orang terkaya di dunia memiliki latar pendidikan seperti Ekonomi dan IT. Hal ini mungkin sudah menjadi pemandangan yang biasa bagi sebagian besar masyarakat. Tapi bagaimana jika orang terkaya tersebut memiliki latar pendidikan ilmu kebumian yang cenderung diarahkan untuk berkarir di industri. Berdasarkan penelitian tim Dunia Tambang dari berbagai sumber, berikut lima orang terkaya dari lulusan Teknik Geologi dan Pertambangan.

1. Pham Nhat Vuong

Pria asal Vietnam ini merupakan lulusan Geologi Ekonomi dari Moscow Geological Prospecting Institute dari yang sebelumnya mengenyam perguruan tinggi di Hanoi University of Mining and Geology. Setelah lulus, Vuong merintis sebuah restoran Vietnam di Ukraina dengan bermodalkan pinjaman dari keluarganya. Karena disukai oleh masyarakat disana, usahanya ini pun laku keras hingga salah satu perusahaan ternama yaitu Nestle tertarik untuk mengakuisisi usahanya tersebut sebesar 150 juta Dolar AS. Kemudian Pham pun kembali ke negaranya untuk memperluas bisnisnya. Saar ini Ia memiliki usaha di berbagai sektor mencakup kuliner, properti, dan otomotif yang dinaungi oleh VinGroup. Tak tanggung, perusahaan yang Ia bangun di tanah kelahirannya tersebut berhasil menciptakan mobil nasional Vietnam. Dilansir dari majalah Forbes, pada Oktober 2020 total kekayaan bersihnya mencapai 6,5 Miliar Dolar AS atau setara dengan 85 Trilliun Rupiah dan menjadikan dirinya masuk kedalam peringkat 286 orang terkaya di dunia.

 

2. Bert “Tito” Beveridge

Tito merupakan lulusan Geologi dari University of Texas. Berawal dari karirnya sebagai seorang geologis yang cukup cemerlang hingga gagal merintis perusahaan pemboran dan membuat dirinya hampir menyerah. Ia memutuskan untuk membanting stir untuk membangun usaha minuman pada tahun 1997. Namun membangun usaha ini juga tak semudah yang dibayangkan, mulai dari dirinya harus meminjam uang ke bank dengan 19 kartu kredit hingga mengharuskan dirinya tidur beralaskan lantai dan sofa. Namun hasil jerih payahnya tak sia-sia. Pada tahun 2001, Ia memenangkan kompetisi peracik minuman kelas dunia dan membuat banyak orang tertarik untuk membeli produknya. Saat ini Ia berhasil menjadi peringkat 616 orang terkaya versi Forbes tahun 2020 dengan total kekayaan bersih sebesar 4,6 Miliar Dolar AS atau bila dirupiahkan saat ini setara dengan 65 Trilliun Rupiah.

 

3. Samir Mane

Pengusaha asal Albania ini merupakan lulusan dari Fakultas Geologi dan Pertambangan University of Tirana. Ketika Albania dilanda krisis, Ia memutuskan berpindah ke Austria untuk mencari kehidupan yang lebih layak. Ketika tinggal disana Ia melihat adanya sebuah peluang produk elektronik dan alat rumah tangga serta memutuskan untuk kembali ke Albania. Seiring berjalannya waktu, bisnisnya pun berkembang cukup pesat hingga pada akhirnya Ia dinobatkan sebagai orang terkaya di Albania yang juga dari berkat usahanya dalam mendirikan Balfin Group, sebuah perusahaan yang menaungi beberapa sektor bisnis yang salah satunya adalah AlbChrome yaitu perusahaan tambang yang memproduksi bijih krom dan ferrokrom. Dilansir dari zeri.info total kekayaan bersih Samir Mane diperkirakan mencapai 700 Juta Euro atau setara dengan 11 Triliun Rupiah.

 

4. Mark Gareth Creasy

Terkenal dengan julukan “Prospector”, Creasy merupakan lulusan Teknik Pertambangan dari London's Royal School of Mines. Berawal dengan bermigrasi dari Inggris ke Australia, Ia dilatih untuk menjadi insinyur tambang yang handal. Prestasinya yang tak terlupakan adalah keberhasilannya dalam menemukan deposit emas di Bronzewing, Australia Barat. Keahliannya yang tak hanya lihai dalam mencari deposit namun juga dalam bidang investasi tambang membuatnya menjadi orang yang kaya raya. Kecintaannya terhadap dunia pertambangan membuat dirinya memutuskan untuk tidak melakukan pensiun. Dilansir dari The Australian Financial Review, hingga tahun 2019 tercatat bahwa kekayaan bersih Mark Creasy adalah sebesar 660 Juta Dolar Australia atau apabila dirupiahkan pada tahun tersebut akan setara dengan 6,4 Trilliun Rupiah.

 

5. Herbert Clark Hoover

Hoover merupakan lulusan Geologi dari Stanford University pada tahun 1895. Ia merupakan presiden amerika serikat ke-31 sekaligus termasuk kedalam presiden terkaya sepanjang sejarah “Negeri Paman Sam” versi Forbes. Sebelum menjabat sebagai presiden, Hoover terlebih dahulu berkarir sebagai insyinyur di sebuah tambang emas milik perusahaan bernama Chinese Engineering and Mining Company hingga pada akhirnya Ia berhasil menjabat sebagai eksekutif di perusahaan tambang selama 17 tahun ditambah dengan kepemilikan saham pertambangan yang sangat luas, mengantarkan dirinya menjadi kaya raya. Dilansir dari usatoday.com total kekayaan Hoover mencapai 83 Juta Dolar AS atau setara dengan 1,1 Triliun Rupiah pada saat ini.

 

Baca Juga: Hubungan Erat Ahli Tambang dan Ahli Geologi dalam Industri Pertambangan

 

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !