Detail Berita


Kinerja Bukit Asam Diprediksi Semakin Moncer Karena Hilirisasi


"Batubara"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 11-11-2020

duniatambang.co.id - Prospek kinerja yang dicatatkan PT Bukit Asam Tbk (PTBA)semakin membaik. Salah satu faktor pendukungnya adalah kebijakan dari perusahaan yang terus melakukan diversifikasi bisnis demi mendorong peningkatan pendapatan.

Saat ini Bukit Asam memiliki setidaknya tiga agenda bisnis yang mulai dilaksanakan. Pertama ada proyek gasifikasi batubara, kemudian ada proyek pembangunan PLTU Mulut Tambang Sumsel 8 dan berikutnya ada proyek pengembangan panel surya yang masih digodok strateginya oleh perusahaan.

Mengenai proyek gasifikasi batubara yang dikerjakan Bukit Asam, diketahui tahapannya telah memasuki pembangunan pabrik yang akan mengolah batubara menjadi DME yang lokasinya diketahui berada di di daerah Tanjung Enim, Sumatera Selatan.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, pabrik pengolahan batubara menjadi DME itu diperkirakan bisa mengolah batubara sebanyak 6 juta ton yang kemudian dijadikan DME sebanyak 1.4 juta ton. Nantinya DME itu bisa digunakan sebagai bahan bakar pengganti gas LPG yang biasa dikonsumsi rumah tangga.

DME yang dihasilkan dari proses pengolahan batubara perusahaan, diklaim memiliki nilai keekonomian yang sangat tinggi. Sehingga ketergantungan akan bahan bakar LPG yang saat ini berasal dari impor, bisa dikurangi secara signifikan.

Dengan demikian, secara tidak langsung akan meningkatkan peningkatan devisa negara serta neraca perdagangan. Pihak Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi mengatakan jumlah potensi penghematan yang bisa dihasilkan negara nantinya mampu mencapai angka Rp8.7 triliun.

Sementara itu langkah-langkah persiapan untuk konstruksi proyek hilirisasi itu bisa mulai dilakukan pada pertengahan tahun 2021 mendatang. Lalu perusahaan akan menargetkan kegiatan operasional bisa dimulai di kuartal kedua tahun 2024.

Rencana hilirisasi ini pun diprediksi akan memberikan nilai positif secara keseluruhan, sehingga sumber pendapatan perusahaan bisa menjadi lebih terdiversifikasi, dan tidak hanya mengandalkan penjualan komoditas batubara mentah. Namun meski demikian, efeknya baru akan dirasakan untuk jangka panjang.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !