Detail Berita


Kilauan Intan dari Tanah Kalimantan


"Kilau Intan"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 10-11-2020

duniatambang.co.id - Borneo merupakan pulau yang menjadi surga bagi para pencari intan di Indonesia. Penambangan intan dilakukan pada endapan placer di sepanjang sungai Martapura, Kalimantan Selatan. Selain itu, beberapa penambangan intan dilakukan pada bebeapa sungai di Kalimantan Barat. Penambangan intan pada daerah tersebut telah dilakukan sejak lama. Diperkirakan sejak tahun 600 Masehi oleh masyarakat sekitar sungai. Penambangan tersebut terus berlangsung hingga zaman kolonial, Portugal hadir pada tahun 1500 dan melangsungkan penambangan intan di beberapa anak sungai di Kalimantan. Kemudian Belanda datang dan melakukan penemuan lapangan tambang Martapura pada tahun 1600. Penambangan intan terus berlangsung hingga sekarang dan Indonesia melalui PT Aneka Tambang (ANTAM) menginisiasi penambangan intan di daerah Cempaka, Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada tahun 1970.

Sejarah intan yang paling terkenal dari Cempaka ini adalah Intan Trisakti yang memiliki berat 33,2 gram. Intan ini diberi nama oleh Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno.Intan Trisakti tersebut ditaksir memiliki nilai sebesar 10 triliun pada zaman itu. Walaupun demikian, intan-intan yang ditemukan dan ditambang dari Kalimantan berasal dari endapan placer saja dan belum ditemukan sumber intan primer, bisa jadi belum ditemukan atau singkapan primernya telah tererosi dan menyebarkan semua intannya ke Sungai.

Peneliti dari Belanda, Koolhoven, pernah meneliti sumber intan primer di Kalimantan, yakni peridotit terbreksikan yang berada di Pegunungan Babaris, Meratus atau lebih dikenal dengan Breksi Pamali. Model intan primer yang diusulkan oleh Koolhoven ini tidak ditemui pada sumber intan di daerah Afrika yang bersumber dari pipa kimberlit maupun intrusi lamproit. Pipa kimberlit dan intrusi lamproit yang diduga menjadi sumber intan primer di Kalimantan diperkirakan berada pada Pegunungan Schwaner di Kalimantan Tengah namun sampai saat ini belum ada bukti atau penemuan yang mendukung hal tersebut.

Sumber intan primer dari Pulau Kalimantan tersebut masih menjadi misteri hingga sekarang. Tambang intan placer dilakukan berganti-ganti pada anak-anak Sungai Martapura. Sumber intan primer dari Kalimantan memang masih menjadi misteri namun kekayaan yang ada di sepanjang Sungai Martapura telah memberikan banyak manfaat kepada masyarakat luas.

 

Penulis : Wahyu Ardiansyah

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !