Detail Berita


Bukit Asam Alih Fungsikan Lahan Bekas Tambang Untuk PLTS


"PT Bukit Asam Tbk"
Sumber gambar: ptba.co.id


Tanggal terbit: 06-11-2020

duniatambang.co.id - Mayoritas hasil dari energi baru terbarukan PT Bukit Asam berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Sebesar 273 Giga Watt dari total 440 Giga Watt diketahui menjadi potensi tenaga surya. Melihat data tersebut, PT Bukit Asam pun mengakui jika pihaknya tertarik untuk berpartisipasi dalam proyek menghasilkan sumber energi baru untuk kebutuhan nasional.

Lebih lanjut PT Bukit Asam bakal mengembangkan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di sejumlah lahan bekas tambang mereka. Seperti di lahan bekas tambang di Tanjung Enim dan juga Ombilin. Mereka pun mengaku sudah memiliki persiapan khusus guna mewujudkan rencana tersebut.

Di lahan bekas tambang yang ada di wilayah Tanjung Enim, terdapat 95 ribu hektar lahan yang tersedia. Pihaknya berencana akan menggunakan sebanyak 5 ribu hektar untuk PLTS dan diperkirakan bisa menghasilkan 5,000 megawatt. Kemudian di lahan bekas tambang di Ombilin, terdapat lahan seluas 2 ribu hektar yang diperkirakan memiliki potensi energi baru terbarukan sebesar 1000 megawatt.

PT Bukit Asam mengaku optimis bisa mewujudkan proyek tersebut. Namun di sisi lain pihaknya juga memikirkan masalah dari faktor eksternal yakni mengenai insentif dari pemerintah. Pihaknya berharap pemerintah bisa memberikan tambahan insentif untuk perusahaan yang mengembangkan proyek semacam ini.

“Masalahnya adalah, adanya dukungan dari pemerintah semacam insentif untuk mengembangkan proyek tenaga surya, karena dibutuhkan lahan yang sangat besar,” kata pihak Bukit Asam.

Seperti yang sudah diketahui, PT Bukit Asam sudah memiliki proyek PLTS dengan menggandeng Angkasa Pura II. Yakni dengan memanfaatkan area Bandara Soekarno Hatta sebagai lahan PLTS. Dalam proyek dengan Angkasa Pura II itu, hasilnya diklaim mampu memenuhi separuh dari kebutuhan listrik yang dibutuhkan.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor  : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !