Detail Berita


Perbedaan Emas Perhiasan dengan Emas Logam Mulia


"Emas Batangan"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 30-10-2020

duniatambang.co.id - Emas, logam mulia yang satu ini tak ada habisnya diperbincangkan. Berwujud solid berkilau cantik banyak digandrungi orang untuk perhiasan hingga sebagai aset masa depan. Apakah sobat tambang tahu? Kini, emas semakin berkilau di masa pandemi. Hingga saat ini per 22 Oktober sudah tembus 1 juta per gram lho. Fantastis bukan? Makanya emas memiliki prospek yang baik untuk melakukan investasi.

Emas yang beredar di pasaran atau masyarakat luas hadir sebagai aksesoris atau sebuah perhiasan dan juga logam mulia. Sobat tambang lebih familiar mana? Sebagai emas untuk perhiasan atau emas logam mulia? Agar lebih mudah mengenalinya, yuk cari tahu perbedaannya!

1. Bentuk

Sobat tambang cukup mudah membedakan emas perhiasan dengan emas logam mulia dilihat dari bentuknya. Tujuan dari emas perhiasan untuk mempercantik pemakainya dengan dipakai di tubuh, oleh karena itu dibentuk menjadi kalung, gelang, cincin dan anting. Sedangkan, emas logam mulia lebih untuk disimpan untuk investasi, oleh karena itu dibentuk seperti batangan.

2. Karat Emas

Karat merupakan tingkat keaslian emas, atau jumlah kandungan kemurnian emas. Karat emas tertinggi adalah 24 karat, yang dinyatakan sebagai emas murni. Emas logam mulia mempunyai kandungan kemurnian emasnya hingga 99,99 persen. Sementara emas perhiasan memiliki kandungan kemurnian emas yang lebih rendah, sekitar 91 persen. Hal ini karena emas perhiasan dibentuk terlebih dahulu dan membutuhkan campuran logam lainnya, seperti perak dan tembaga. Jadi, sobat tambang wajib pintar dalam memilih emas. Tentu, emas logam mulia lebih cocok untuk berinvestasi melihat kadar kemurniannya tinggi alias murni.

3. Biaya Pembuatan

Sobat tambang pasti bertanya tanya tentang berapa sebenarnya biaya pembuatan sebuah emas perhiasan, yang mulai dari harga per ons dengan harga emas logam mulia di pasaran. Biaya proses pembuatan emas perhiasan sekitar 10 hingga 20 persen dari nilai emas. Sayangnya, pada saat sobat tambang akan menjual emas tersebut tidak akan terhitung biaya pembuatan pada nilai jual emas. Bagaimana dengan emas logam mulia? Pada emas logam mulia justru kebalikannya. Kebihannya tidak ada biaya pembuatannya sehingga harga beli akan tetap sama dengan harga emas tersebut. Namun, jika sobat tambang sebagai investor emas, maka perlu perhatikan nilai emas pada saat melakukan penjualan kembali.

4. Buyback (Penjualan Kembali)

Ketika sobat tambang akan menjual kembali emas perhiasan, pastikan nota pembelian tidak hilang. Hal ini untuk memastikan harga dari emas perhiasan tersebut. Umumnya, emas perhiasan dapat dijual kembali di toko tempat sobat tambang membelinya. Sayangnya, harga penjualannya dikurangi hingga 25 persen dari harga emas. Sedangkan emas logam mulia dapat dijual di toko emas manapun dan disertai sertifikat. Biasanya harga buyback tidak terdapat perbedaan yang signifikan dengan harga beli saat itu.

Sobat tambang sudah tahu kan perbedaan eas perhiasan dengan emas logam mulia? Jika untuk keperluan investasi, tentunya emas logam mulia akan lebih dipilih karena stabil dan cenderung naik setiap tahun.

 

Penulis : Fasda Akhsanul Latief

Editor   : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !