Detail Berita


Proyek Pabrik Baterai Kendaraan Listrik, Kerek Harga Saham Anak Usaha MIND ID


"Ilustrasi uang koin"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 26-10-2020

duniatambang.co.id - Perdagangan awal pekan ini, harga saham milik PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) yang merupakan anak usaha dari holding BUMN MIND ID, mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Adapun meroketnya harga saham tersebut salah satu faktor utama pendukungnya dikarenakan rencana pembentukan holding baru PT Indonesia Battery.

Nilai investasi yang diperkirakan bakal disuntikkan ke PT Indonesia Battery itu diketahui mencapai USD12 miliar atau sekitar Rp177 triliun. Proyek yang dijalankan yakni pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik.

Tak hanya Inalum, harga saham milik perusahaan yang bakal terlibat dalam proyek tersebut juga turut mengalami kenaikan. Seperti saham milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang mengalami kenaikan harga sebesar 12,23 persen. Kemudian juga PT Timah Tbk (TINS) yang juga mampu naik sebanyak 6,83 persen dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang mengalami kenaikan sebesar 4,04 persen.

Dari keempat anak usaha MIND ID, hanya harga saham milik PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang gagal mencatatkan kenaikan karena stagnan di angka Rp2050/unit. Dalam perdagangan sepekan sebelumnya pun, Bukit Asam mencatatkan kenaikan sebanyak 1,49 persen.

Dari pergerakan harga saham sejumlah emiten di atas, bisa menjadi tolak ukur bahwa para pelaku pasar begitu optimis dengan adanya proyek pembentukan holding perusahaan pabrik baterai kendaraan listrik tersebut.

Namun yang paling penting untuk dicatat adalah, pabrik baterai kendaraan listrik itu baru akan bisa beroperasi pada tahun 2023. Oleh karena itu, dampak terhadap laporan keuangan masing-masing perusahaan di atas tidak akan bisa dilihat dalam waktu dekat.

Sementara jika melihat valuasi harga dibandingkan dengan laba bersih yang dicatatkan anak perusahaan MIND ID, harga saham perusahaan tersebut bisa dibilang cukup mahal. Catatan laba bersih anak perusahaan MIND ID itu tidak lepas dari dampak wabah pandemi Covid-19 yang sampai saat ini terus berlarut.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor  : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !