Detail Berita


Lima Prospek Endapan Emas Epitermal Sulfidasi Rendah di Pulau Jawa


"Bongkahan Emas"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 20-10-2020

duniatambang.co.id - Endapan epithermal sulfidasi rendah merupakan salah satu tipe endapan mineral logam ekonomis yang terbentuk pada kedalaman yang relatif dangkal dengan suhu pembentukan yang juga relatif rendah. Keberadaan endapan epithermal sulfidasi rendah berasosiasi dengan keberadaan urat-urat hidrotermal yang persebarannya dikontrol oleh struktur geologi. Urat-urat hidrotermal yang terbentuk akan membawa kandungan logam emas, perak, maupun tembaga dengan kadar tertentu.

Endapan epitermal sulfidasi rendah di Pulau Jawa banyak tersebar di Jawa Barat dan sekitarnya, namun ada juga yang berada di Jawa Tengah, seperti pada Pekalongan, Kulonprogo, maupun Wonogiri. Selain itu, endapan tersebut ada juga yang berada di Jawa Timur, seperti Trenggalek. Artikel kali ini akan menyajikan beberapa tempat yang memiliki prospek endapan epithermal sulfidasi rendah, sebagian telah ditambang dan sebagian masih dalam tahap eksplorasi maupun sudah banyak dibahas melalui literatur/publikasi.

Daerah pertama merupakan daerah bekas tambang PT. Aneka Tambang (Antam), yakni Cikidang. Cikidang berlokasi pada 70 km di Selatan Kabupaten Bogor. Prospek emas Cikidang ditemukan pada tahun 1991 dan dikembangkan sebagai tambang satelit di Cikotok kawasan emas. Mineralisasi emas yang terbentuk pada daerah ini berasosiasi dengan urat hidrotermal dengan lebar yang  bervariasi dari 0,5 sampai 2,7 m dan panjang hingga 1 km. Urat hidrotermal dengan tektur comb, colloform, crustiform, breksiasi, dan massif  dengan kandungan mineral logam diantaranya elektrum, argentit, aguilarit dan pirit. Cadangan bijih pada daerah ini diperkirakan bisa mencapai 189.110 ton dengan kadar 14,3 g/t emas dan 79,9 g/t perak pada tahun 2002.

Kedua adalah Deposit Cibaliung, lokasi ini terletak pada bagian barat daya Pulau Jawa kurang lebih 70 km sebelah barat Kubah Bayah. Daerah ini juga dikelola oleh PT. Aneka Tambang (ANTAM). Urat hidrotermal pada daerah Cibaliung, berupa urat kuarsa yang diperkirakan memanjang hingga 1,4 km dengan lebar rata-rata sekitar 10 m. Sumber daya logam telah dilaporkan sebesar 1,3 juta ton pada 10,42 g/t emas dan 60,7 g/t perak pada 3 g/t Au. Mineral bijih yang ditemukan pada deposit ini, antara lain elektrum, naumannite, kalkopirit, pirit, sfalerit dan galena. Daerah selanjutnya, tak lain dan tak bukan merupakan daerah tambang PT. ANTAM lagi, yakni Deposit Pongkor. Daerah ini berada pada 30 km di barat daya Kabupaten Bogor. Deposit ini mulai berproduksi pada tahun 1994 dengan total cadangan sebesar 6,02 Mt bijih dengan kadar rata-rata 17,14 g / t Au dan 154,28 g / t Ag. Urat hidrotermal pada daerah Pongkor mengandung mineral logam, seperti bornite dan elektrum.

Daerah keempat adalah Cisidang yang pada daerah ini ditemukan prospek mineralisasi Kerta, lokasi ini terletak di bagian barat Kubah Bayah. Urat hidrotermal yang tebentuk pada daerah ini, antara lain urat kuarsa-kalsedon, urat chalcedonic-quartz-adularia, dan kuarsa dengan dengan tekstur colloform-crustiform. Proyek eksplorasi pada daerah ini dikelola oleh PT. Green Gold Technology. Terakhir, terdapat Prospek Cisoka terletak di bagian utara Kubah Bayah, berada sekitar 17 km sebelah barat Gunung Pongkor. Urat hidrotermal pada daerah ini diperkirakan memiliki panjang mencapai 250-1500 meter dengan lebar 1-5 m. Mineral bijih yang terkandung dalam urat hidrotermal, antara lain pirit, kalkopirit, dan sfalerit. Penaksiran geokimia pada urat hidrotermal pada daerah ini menunjukkan kandungan emas yang berkisar 0,62-28,68 g / t dan kandungan perak berkisar 69-346 g / t.

Kelima prospek tadi terletak pada daerah Jawa Barat. Selain menyimpan emas dalam endapan hidrotermal, keterdapatan endapan epithermal sulfidasi rendah banyak berasosiasi dengan keterdapatan batu akik yang berupa kalsedon, opal, dan kuarsa. Oleh karenanya, banyak dijumpai pengrajin akik di Daerah Garut dan sekitarnya.

 

Penulis : Wahyu Ardiansyah

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !