Detail Berita


Berburu Batuan Semi Mulia di Sungai Tirtomoyo


"Kahyangan, Tirtomoyo"
Sumber gambar: dispora.wonogirikab.go.id


Tanggal terbit: 12-10-2020

duniatambang.co.id - Batu semi mulia atau lebih dikenal dengan batu akik pernah menjadi primadona banyak orang dan memiliki harga tinggi di pasaran pada tahun 2015.  Lima tahun berlalu, jumlah peminat dan permintaan pasar terhadap batu akik tidak secemerlang dahulu. Namun, pesona batu akik tidak semudah itu untuk pudar bahkan pedagang batu akik mulai banyak meramba marketplace online untuk memasarkan produknya. Pedagang menjual berbagai produk batu akik yang didapatkan dari berbagai daerah.

Lokasi keterdapatan batu akik sendiri banyak tersebar di Pulau Jawa. Salah satu lokasi yang terkenal untuk hunting batu akik adalah daerah Tirtomoyo. Tirtomoyo berada pada timur Kabupaten Wonogiri yang berbatasan dengan Kabupaten Pacitan dan Gunung Kidul. Perjalanan menuju Tirtomoyo dapat ditempuh dengan menggunakan perjalanan darat selama ±3 jam dari Kota Yogyakarta. Daerah ini terkenal dengan batu akik Fire Opal Wonogiri dan dijumpai beberapa beberapa mineral unik lainnya, seperti kalsedon dan amethyst.

Secara Geologi, Tirtomoyo memiliki litologi berupa batuan-batuan vulkaniklastik dari Formasi Semilir dan Formasi Nglanggeran dengan beberapa batuan terobosan. Keberadaan struktur geologi cukup banyak mengontrol daerah tersebut, seperti sesar-sesar regional dan kekar-kekar yang dijumpai pada berada tempat. Selain itu, keberadaan urat-urat hidrotermal yang dapat mengendapkan mineral logam ekonomis seperti emas dijumpai pada beberapa lokasi pada Daerah Tirtomoyo. Di samping keberadaan potensi emas maupun mineral logam ekonomis lainnya, mineral gangue atau mineral yang tidak ekonomis untuk ditambang, seperti kalsedon, opal, dan kuarsa merupakan harta karun yang diincar oleh banyak orang, terutama kolektor batu akik.

Sepanjang aliran sungai yang membelah Daerah Tirtomoyo terdapat potensi untuk menjumpai beragam batu semi mulia tadi. Sungai tersebut memotong urat hidrotermal  dan membawa mineral-mineral cantik bersama aliran sungainya, salah satunya berada pada Desa Hargontoro yang sudah banyak dijelajahi untuk mencari fire opal maupun amethyst. Waktu favorit untuk menjelajahi sungai untuk mencari batu akik adalah saat musim kemarau dimana debit air akan cenderung kecil sehingga batu semi mulia tadi akan terlihat lebih jelas.

Perjalanan menuju sungai tidak akan semudah yang dibayangkan karena harus menuruni lereng bukit yang cukup terjal namun suguhan pemandangan sawah di sepanjang aliran sungai dapat menghilangkan penat yang melanda. Menjelajah sungai akan menjadi perjalanan yang panjang, botol air tidak boleh kosong namun semuanya akan terasa setimpal ketika menemukan batu semi mulia yang terselip di antara bebatuan sungai.

 

Penulis : Wahyu Ardiansyah

Editor   : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !