Detail Berita


Ini Fakta Unik Di Balik Komoditas Emas Sebagai Investasi Andalan


"Emas batangan"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 09-10-2020

duniatambang.co.id - Emas menjadi komoditas yang banyak dicari di saat kondisi ekonomi sedang tidak kondusif dibandingkan komoditas lainnya. Tentunya hal itu untuk investasi karena dianggap paling menguntungkan untuk jangka panjang.

Secara umum, investasi emas yang dilakukan di Indonesia adalah dengan membeli emas batangan untuk disimpan dan dijual kembali di saat kondisi sudah memungkinkan. Seperti yang diketahui, ada dua jenis emas yang umum diperdagangkan yakni emas Antam yang diproduksi PT Aneka Tambang dan juga emas UBS yang diproduksi oleh PT Untung Bersama Sejahtera.

Ada sejumlah keunikan tersendiri yang ada di emas dan tidak dimiliki oleh komoditas lainnya. Apa sajakah keunikan tersebut?

Instrumen Tahan Krisis

Emas, harganya cenderung terus mengalami kenaikan setiap tahun apapun kondisi yang terjadi. Sehingga karena sifat ini, membuat emas menjadi instrumen yang dianggap paling tahan krisis dan inflasi. Harga emas pun cenderung stabil, di saat komoditas lainnya mengalami naik turun dan fluktuatif.

Tak heran para investor kemudian buru-buru untuk memborong emas di saat kondisi ekonomi mulai terlihat terpuruk, untuk selanjutnya dijadikan sebagai pelindung kekayaan mereka.

Tidak Mudah Terpengaruh Kebijakan

Dunia investasi selama ini sangat dipengaruhi oleh kebijakan yang diambil pemerintah yang tengah berkuasa. Sehingga perubahan pasti akan terjadi ketika pemerintah berganti, karena kebijakan yang berbeda pula. Harga saham dan juga aset pun juga pasti mendapatkan dampak akibat hal ini.

Akan tetapi hal yang berbeda justru dialami oleh emas. Apapun perubahan kebijakan pemerintah yang dikeluarkan dan dinamika politik yang terjadi, harga emas tidak akan langsung terdampak naik atau anjlok secara signifikan. Harga emas akan cenderung stabil, meski itu mengalami penurunan dan akan kembali terkerek di kemudian hari.

Cadangan Devisa

Meskipun mata uang menjadi alat transaksi utama dan acuan penetapan harga, namun emas tetap mendapatkan tempatnya sendiri sebagai aset sebuah negara. Bahkan negara maju seperti Amerika, Rusia, Cina, Jepang, Inggris dan lainnya, masih menyimpan emas sebagai cadangan devisa mereka.

Harganya Berubah Sehari Dua Kali

Di wilayah tertentu pada umumnya, harga emas akan mengalami perubahan sebanyak dua kali dalam setiap harinya. Perubahan itu terjadi pada pukul 10.30 dan 15.00. Perubahan ini diketahui terjadi di sejumlah seperti N M Rothschild, Bullion House, Societe Generale, HSBC, Deutsche Bank, dan juga Scotia-Mocatta. Adapun penetapan kebijakan perubahan harga emas ini dimulai sejak tanggal 12 September 1919.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor  : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !