Detail Berita


Tutup Tambang Grasberg, Freeport Setorkan Rp6 Triliun


"Penambangan di PT Freeport Indonesia"
Sumber gambar: ptfi.co.id


Tanggal terbit: 08-10-2020

duniatambang.co.id - PT Freeport Indonesia menyatakan bahwa perusahaan telah menyiapkan dana fantastis mencapai Rp6 triliun. Dana sebesar itu digunakan sebagai dana jaminan penutupan seluruh operasional dan area pertambangan di Grasberg. Termasuk juga pertambangan bawah tanahnya yang diperkirakan akan selesai pada tahun 2041 nanti.

Seperti yang sudah diketahui, tambang open pit Grasberg milik PT Freeport Indonesia telah habis cadangannya setelah puluhan tahun dilakukan penambangan. Kini perusahaan telah beralih ke penambangan underground atau bawah tanah. Dokumen penutupan kegiatan pertambangan itu pun sudah diserahkan perusahaan ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Lebih lanjut, PT Freeport menjelaskan bahwa penutupan tambang akan dilakukan mulai dari kegiatan tailing, perumahan milik karyawan dan juga tambang bawah tanah pada tahun 2041. Jumlah dana jaminan sebesar Rp6 triliun itu sudah sesuai dengan aturan yang ada, di mana perusahaan harus menyetorkan setidaknya 15 tahun sebelum penambangan berakhir.

Sementara untuk proses penutupan, diperkirakan akan membutuhkan waktu setidaknya selama 10 tahun setelah tidak dilakukan kegiatan penambangan lagi. Nantinya setelah penutupan, PT Freeport Indonesia akan menyerahkan tambang Grasberg kepada pemerintah setempat, untuk diolah atau dialih fungsikan sesuai keputusan pemerintah.

Untuk saat ini pihaknya mengatakan bahwa tambang Grasberg sudah menjadi area reservoir. Lalu untuk kegiatan penambangan bawah tanah, diketahui memiliki sekitar 16 ribu karyawan.

Dari tambang yang beroperasional saat ini, PT Freeport Indonesia diketahui selama kurun waktu semester pertama tahun 2020, telah memproduksi sebanyak 340.000 ounce emas. Kemudian penjualannya tercatat sebanyak 319.000 ounce.

Komoditas kedua yang ditambang dari wilayah tersebut yakni tembaga, sepanjang semester pertama tahun 2020 ini tercatat mencapai 321 juta pound. Untuk total penjualannya diketahui sebesar 299 juta pound.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !