Detail Berita


“Penggemukan” Inalum , 2019 Semakin Berat dengan Aset 162 Triliun Rupiah



Tanggal terbit: 25-06-2019

duniatambang.co.id – Terhitung sampai dekat dengan hari ini bahwa Inalum telah memiliki aset sebesar Rp 162 triliun rupiah. Seperti yang dikutip pada detik.com (2019, Aset Inalum Mencapai Rp 162 Triliun), Hal ini sangatlah bebeda jauh daripada nilai aset Inalum pada tahun 2016 yang hanya bernilai 23 Triliun Rupiah.

 

Selama tiga tahun ini Inalum memiliki perkembangan yang signifikan. Saat ini Inalum memegang holding perusahaan seperti Antam, Timah, Bukit Asam, dan Freeport. Masing – masing dengan revenue yang tahunan yang nilainya dapat mencapai nilai triliunan rupiah.

 

Seperti yang dilansir pada inalum.id, pada tanggal 27 November 2017, pemerintah melakukan penandatanganan pengalihan saham Pemerintah di PTFI (PT Freeport Indonesia) kepada Inalum dan juga peresmian PT Inalum sebagai induk holding dati keempat anggota holding.

 

“Penggemukan” Inalum karena keempat hoding ini ini disebakan oleh kepemilikan pemerintah atas saham dwiwarna ketiga perusahaan BUMN (Antam, Timah, dan Bukit Asam) dan saham PTFI (PT Freeport Indonesia). Masing – masing pemerintah memiliki saham sebesar 65% di Antam, 65,02% di Bukit Asam, dan 65% di Timah. PTFI (PT Freeport Indonesia) yang baru – baru ini dibeli sahamnya oleh pemerintah sebesar 51,23% juga merupakan salah satu bagian holding Inalum yang tutur serta menggemukkan Inalum.

 

PT Inalum (Persero) telah diberikan kepercayaan oleh pemerintah untuk menjadi induk holding dari anggota holding yang ada. Semoga dengan adanya kepercayaan dan pemersatu “raksasa-raksasa” perusahaan tambang di Indonesia, sistem pertambangan dapat lebih efektif dan terintegrasi sehingga dapat memberikan dampak besar yang baik bagi Indonesia.

 

(FPL)

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !