Detail Berita


DPR Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Proyek Smelter


"Pembakaran dalam furnace"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 21-09-2020

duniatambang.co.id - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berharap pemerintah bisa memberikan pengawasan yang benar-benar teliti terhadap perusahaan pertambangan di Indonesia, terkait masalah kinerja smelter. Dalam hal ini, mulai dari Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi hingga sejumlah lembaga terkait, baik itu dari smelter timah sampai dengan smelter tembaga.

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto, beranggapan jika pemerintah memang benar-benar serius dengan proyek hilirisasi industri pertambangan, seharusnya pengawasan tidak hanya dilakukan pada kinerja smelter nikel saja, tetapi sampai dengan hasil tambang komoditas tembaga.

Adapun alasan pihaknya menegaskan masalah pengawasan secara lebih seksama ini dikarenakan adanya sejumlah pertanyaan dari publik mengenai keberlangsungan proyek smelter yang berjalan. Pasalnya, wabah pandemi Covid-19 tentunya mempengaruhi kinerja dari proyek smelter, dan oleh karena itu dibutuhkan usaha lebih ekstra dari pemerintah agar dapat berjalan sesuai target.

Bagi Mulyanto sendiri, proyek hilirisasi hasil tambang dengan memanfaatkan keberadaan smelter, secara konsepsional bisa memberikan dampak berlapis-lapis yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, efek berlapis yang dimaksud oleh Mulyanto itu adalah mampu memunculkan industri-industri baru sebagai rantai pasok, serta pembukaan lapangan kerja hingga pemanfaatan SDM dalam negeri beserta penerapan teknologi mutakhir.

Namun dirinya juga tidak menampik bahwa kenyataan di lapangan cukup disayangkan. Menurut Mulyanto banyak proyek smelter yang seperti berjalan di tempat. Misalnya proyek smelter milik PT Freeport Indonesia yang berada di Gresik. Proyek tersebut masih berada di angka 5,86 persen, dari target seharusnya sudah mencapai angka 10,5 persen.

Sementara itu pihak Kementerian ESDM sebelumnya juga meminta adanya percepatan pada pengerjaan proyek smelter milik Freeport yang tersendat itu. Pihaknya akan terus mendorong perusahaan untuk segera menyelesaikan, sehingga manfaatnya bisa segera dinikmati oleh bangsa Indonesia.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !