Detail Berita


PP Minerba Baru, Ada Aturan Divestasi Via Bursa Saham


"Halaman Utama PT Bursa Efek Indonesia"
Sumber gambar: idx.co.id


Tanggal terbit: 09-09-2020

duniatambang.co.id - Perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang sahammnya dimiliki asing wajib melakukan divestasi 51% kepada pemerintah Indonesia.

Dari rancangan Peraturan Pemerintah tentang Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara, pada Pasal 139 berisi bahwa divestasi perusahaan asing diprioritaskan untuk perusahaan pemerintah pusat dan perusahaan swasta nasional. Apabila pemerintah dan perusahaan swasta nasional tidak berminat, maka penawaran divestasi bisa dilakukan melalui bursa saham Indonesia.

Pasal tersebut berbunyi “Dalam hal penawaran divestasi saham kepada badan usaha swasta nasional tidak ada yang berminat, penawaran divestasi saham dilakukan melalui bursa saham Indonesia”.

Pada aturan Pasal 112 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Mineral dan Batubara, pemegang saham asing IUP dan IUPK wajib melakukan divestasi saham sebesar 51%.

Sebagai turunan UU Minerba tersebut, pemerintah tengah merancang Peraturan Pemerintah tentang Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara yang direncanakan akan terdapat 202 pasal yang ditargetkan rampung pada September ini.

Dalam RPP tersebut disebutkan, bahwa pemegang IUP dan IUPK wajib menawarkan divestasi saham secara langsung kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Kemudian, pihak yang menerima tawaran tersebut harus menyatakan minat 60 hari setelah tanggal penawaran. Apabila tak ada yang berminat, maka penawaran divestasi saham dilakukan melalui bursa saham Indonesia.

Apabila transaksi divestasi saham melalui bursa saham Indonesia telah rampung, pemegang IUP dan IUPK wajib melaporkan perubahan komposisi saham kepada pemerintah Indonesia dalam hal ini Menteri dan Gubernur.

 

Penulis : Mayang Sari

Editor : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !