Detail Berita


Potensi Cadangan Freeport Masih Cukup Besar Hingga 2052


"Penambangan di PT Freeport Indonesia"
Sumber gambar: economy.okezone.com


Tanggal terbit: 07-09-2020

duniatambang.co.id – PT Freeport Indonesia (PTFI) mempunyai sumber daya alam yang besar. Komoditas utama yang ditambang Freeport adalah tembaga. Cadangan tembaga mencapai 1,3 miliar ton yang diperkirakan akan habis hingga tahun 2052.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas menyebutkan bahwa tambang bawah tanah Freeport masih memiliki sumber daya mineral sekitar 2 miliar ton bijih.

Menurut perhitungannya, cadangan Freeport bisa memperpanjang umur tambang hingga 10-15 tahun. Namun, Tony menegaskan bahwa PTFI tidak melakukan eksplorasi lanjutan,

Hal ini dikarenakan, Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PTFI akan berakhir pada 2041.

Terkait rencana penambangan PTFI, Tony menjelaskan bahwa saat ini PTFI sudah mengandalkan produksi tambang bawah tanah. Sementara, tambang terbuka tidak lagi dilakukan sejak 2019.

Sebelum itu, PTFI sudah ada tambang bawah tanah yaitu DOZ Block Cace dan Big Dossan Stope. Kemudian, pada masa transisi tambang terbuka ke tambang bawah tanah, PTFI mengembangkan dua blok lagi yakni blok Deep Mill Level Zone (DMLZ) dan Grasberg Blok Cave.

Selain empat blok tambang bawah tanah tersebut, ada satu blok tambang lain yang berpotensi untuk dikembangkan yaitu Kucing Liar Block Cave. Menurut Tony, pihaknya tidak akan mengembangkan Block Kucing Liar ini.

Dari pengembangan DMLZ dan Grasberg Block Cave, cadangan yang bisa ditambang cukup hingga 2043-2044. Target dari dua tambang tersebut adalah 200.000 ton bijih per hari.

Dari masa transisi, PTFI sudah mencapai 50-60% dari target. Sementara untuk tahun depan direncanakan bisa mencapai 80% dan bisa beroperasi penuh mulai tahun 2022.

Menurut Tony, masa transisi memerlukan masa pengembangan yang panjang karena banyak hal yang harus dilakukan. PTFI sudah melakukan pengembangan tambang bawah tanah sejak 2004 dengan total investasi mencapai sekitar USD 8 miliar.

 

Penulis : Mayang Sari

Editor   : Umar RP

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !