Detail Berita


Kaum Milenial Semakin Gencar Berburu Investasi Emas


"Emas Batangan"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 27-08-2020

duniatambang.co.id - Emas merupakan komoditas investasi jangka panjang yang paling minim risiko dan aman. Penjualan emas pun semakin bergeliat, khususnya di masyarakat Indonesia di kala pandemi Covid19 mewabah. Produsen emas pun berlomba untuk memproduksi emas berukuran mini dan emas batangan yang diburu oleh masyarakat.

Dibandingkan periode awal tahun ini, harga emas naik cukup drastis, yang salah satu faktor utamanya karena adanya wabah pandemi Covid19.

Per tanggal 9 Agustus ini, penjualan emas telah mengalami peningkatan hingga 150 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu. Kepercayaan pada komoditas emas sebagai simpanan masa depan, memperlihatkan tren yang cukup positif.

Sementara itu di lapangan, PT Aneka Tambang menyebutkan, produk emas yang paling banyak diburu oleh pembeli adalah yang berukuran 5, 10 dan 100 gram. Lalu untuk ukuran emas yang lebih kecil yakni 0,5 dan 1 gram ternyata banyak dibeli oleh para pelanggan dari segmen milenial atau kalangan muda.

Permintaan yang cukup tinggi dengan segmen kaum milenial, membuat Aneka Tambang memanfaatkan layanan penjualan secara daring atau online, untuk memudahkan proses transaksi. Pelanggan juga semakin dimudahkan dengan pilihan pembelian secara buyback atau pembelian kembali menggunakan layanan pesan singkat.

Berdasarkan laporan penjualan Antam, tercatat pada semester pertama tahun ini, nilainya mencapai Rp9,23 triliun. Di mana kontribusi terbesar dicatatkan dari penjualan emas sebanyak 69 persen atau nilainya sekitar Rp6,41 triliun. Pasar domestik kini menjadi fokus utama perusahaan, guna memenuhi permintaan yang cenderung meningkat tersebut.

Nantinya perusahaan akan mengembangkan produk emas untuk ukuran lebih kecil mulai dari 0,1 gram. Tujuannya untuk bisa memenuhi kebutuhan seluruh lapisan masyarakat yang menginginkan berinvestasi pada logam mulia.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !