Detail Berita


Peran IoT dan Cloud dalam Mendorong Kemajuan Industri Pertambangan


"Ilustrasi Internet of Things"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 26-08-2020

duniatambang.co.id - Industri pertambangan terdiri dari berbagai bidang sektor yang masing-masing hadir dengan sejumlah tantangan dan keunikan tersendiri. Meskipun sangat sulit untuk menentukan dengan pasti segala hambatan dan menemukan solusi yang tepat untuk masing-masing permasalahan itu, pemanfaatan teknologi Internet of Things dan layanan Cloud bisa membuat sektor tambang jauh lebih aman dan menghemat sumber daya yang dibutuhkan.

Baca juga: Teknologi ArtificiaI Intelligence Mengubah Industri Pertambangan di Masa Depan

Seiring kegiatan penambangan yang semakin jauh lebih dalam mengebor permukaan tanah, dan berada di area pelosok, perusahaan tambang pun mencari cara untuk bisa melakukan penghematan biaya dan efisiensi tenaga yang dibutuhkan. Mereka pun semakin tergantung akan teknologi nirkabel untuk mendukung operasional hari ini dan di masa mendatang.

Perusahaan tambang membutuhkan kehadiran Internet of Things dan layanan Cloud untuk mengoperasikan sensor alat-alat tambang, pelacakan armada hingga proses diagnostik kondisi area pertambangan

Dengan didukung jaringan yang kuat, teknologi IoT dan Cloud mampu membantu perusahaan tambang memanfaatkan peralatan sensor yang terhubung secara wireless guna menyediakan banyak data, mengumpulkan data dari sejumlah area dalam satu proses serta mengoperasikan peralatan yang lebih akurat.

Penggunaan teknologi IoT dan Cloud bisa menentukan kapan dan di mana harus melakukan pengeboran atau menambang, menemukan lokasi yang terjadi kebocoran, atau bahkan memantau ketersediaan bahan bakar. Teknologi terkini bahkan mampu menerapkan IoT pada helm pekerja tambang, sehingga bisa memunculkan tampilan data di kaca helm untuk membantu mengambil keputusan saat kegiatan penambangan.

Keuntungan lain yang bisa didapatkan dengan penggunaan IoT dan Cloud seperti meningkatkan keamanan dan keselamatan pekerja tambang. Adanya aplikasi tanggap darurat, memungkinkan adanya fitur pendeteksi ancaman bahaya, sehingga bisa mengurangi risiko operasional di areal berbahaya atau di wilayah yang jauh masuk di dalam hutan. Contohnya sebuah sensor pada lampu helm yang terhubung dengan sistem ventilasi otomatis.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !