Detail Berita


Tahan Revisi PP 23/2010, Lampu Hijau Presiden Dukung BUMN?



Tanggal terbit: 22-06-2019

duniatambang.co.id - Pemegang kontrak PKP2B yang akan jatuh tempo hingga kini masih menunggu peresmian revisi ke-6 Peraturan Pemerintah tentang Pelaksanaan Kegiatan Pertambangan Mineral dan Batubara. Sampai saat ini, Presiden belum menandatangani revisi ke-6 PP tersebut. RPP Nomor 23 Tahun 2010 masih berada di tangan Kementerian Sekretariat Negara.

Sikap Presiden yang belum mau menandatangani revisi ke-6 PP 23/2010 ini pertanda Presiden sejalan dengan keinginan BUMN untuk memprioritaskan negara atas penguasaan sumber daya alam. Di tambah lagi, adanya surat yang dikirimkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai pembatalan perpanjangan IUPK PT Tanito Harum yang sudah diberikan Dirjen Minerba pada Januari lalu.

Menurut pengamat Migas, Yusril Usman, menilai bahwa penolakan Presiden untuk menandatangani revisi ke-6 PP tersebut karena RPP tersebut dinilai melanggar aturan yang berlaku. Kementerian ESDM dinilai tidak taat atas asas terhadap Undang-Undang dalam merevisi PP 23/2010 tersebut. Revisi ke-6 PP ini tidak selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Minerba. Kementerian ESDM seharusnya melakukan sosialisasi dan forum diskusi terbuka bersama Persatuan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI), Ikatan Ahli Geologi Indonesia(IAGI), dan perguruan tinggi negeri yang terkait dengan aktivitas pertambangan, tambah Yusril.

Pemberian prioritas penguasaan sumber daya alam kepada negara terus diperjuangkan oleh Kementerian BUMN. BUMN tetap bersikeras karena pemberian kontrak PKP2B ini berpengaruh besar terhadap ketahanan energi nasional jangka panjang. Akibat dari tarik ulurnya revisi ke-6 PP 23/2010 yang berbelit-belit ini, perpanjangan kontrak IUPK PT Tanito Harum dibatalkan dan membuat resah pemegang PKP2B yang akan jatuh tempo karena masih digantung revisi ke-6 PP 23/2010 yang tak kunjung menemui ujungnya.

(MS)

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !