Detail Berita


Jadikan Korsel Pasar Baru, Ekspor Batubara Sumsel Meroket


"Batubara"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 22-08-2020

duniatambang.co.id - Laporan ekspor batubara Juli 2020 Sumatera Selatan menunjukkan pemulian. Terjadi peningkatan penjualan batubara, seiring dengan dibukanya pasar ekspor baru yakni ke Korea Selatan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat untuk bulan Juli, ekspor batubara Sumsel dilaporkan sebesar USD46,75 juta atau sekitar Rp654 miliar. Terjadi peningkatan yang cukup tajam sebesar 74,35 persen apabila dibandingkan ekspor di bulan Juni yang sebesar USD25,75 juta atau sekitar Rp360 miliar.

Pihak BPS yang melakukan pemantauan akan ekspor batubara Sumsel, peningkatan nilai ekspor komoditas tersebut baru terjadi pada dua bulan terakhir. Menurut pihaknya, hal ini tidak lepas dari kondisi negara tujuan ekspor yang mendukung naiknya permintaan akan batubara.

Sebenarnya tidak hanya komoditas batubara saja yang mengalami kenaikan. Namun ada dari sektor nonmigas yang juga menjadi komoditas andalan Sumsel. Sementara batubara menyumbang 18,73 persen atas total ekspor yang dicatatkan oleh Sumsel.

BPS menambahkan, memang saat ini kondisi harga batubara masih dalam kondisi tertekan. Namun adanya peningkatan permintaan dari negara tujuan ekspor, bisa memberikan angin segar bagi para pelaku usaha pertambangan batubara.

Lebih lanjut, saat ini peningkatan terbesar terjadi pada pasar Korea Selatan, yang menjadi pasar baru ekspor batubara Sumsel. Dalam bulan lalu, tercatat permintaan batubara ke negeri Ginseng itu menghasilkan angka USD10,90 juta atau sekitar Rp152 miliar.

Dalam hal ini, para eksportir dianggap memiliki naluri yang kuat untuk bisa menangkap peluang dari negara-negara baru tujuan ekspor batubara.

Diketahui, para pengusaha tambang batubara tidak hanya merambah pasar baru di Korea Selatan saja. Namun mereka juga membidik negara lain seperti Brunei Darussalam, Pakistan dan Bangladesh. Sementara negara ekspor andalan yakni Cina dan India juga mulai terlihat peningkatan permintaan batubaranya, meski tidak terlalu signifikan.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !