Detail Berita


Guna Jaga Kesehatan Margin dan Pasokan, ADARO Revisi Target Produksi


"Lambang PT Adaro Energy Tbk"
Sumber gambar: marketbisnis.com


Tanggal terbit: 20-08-2020

duniatambang.co.id - Tekanan pasar batubara yang terus terjadi membuat PT Adaro Energy melakukan pemangkasan target produksi untuk tahun ini. Tak hanya mengurangi target produksi, Adaro juga melakukan revisi pada belanja modal atau capex, pendapatan sebelum bunga, depresiasi, amortisasi operasional dan pajak.

Adaro Energy telah melakukan pelaporan terkait rencana perusahaan ini kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Pihaknya mengaku jika kondisi pasar yang tak kunjung kondusif membuat Adaro Energy terpaksa melakukan revisi target.

Untuk tahun 2020 ini target produksi yang telah direvisi itu yakni 52 sampai 54 juta ton, operasional EBITDA menjadi USD600-800 juta dan capex menjadi sebesar USD200-250 juta.

Seperti yang diketahui, pada awal tahun 2020 ini pihak Adaro menargetkan produksi bisa berada di angka 54 sampai 58 juta ton batubara. Sementara untuk EBITDA operasional dipatok di angka USD900-1,2 miliar. Lalu perusahaan juga telah menganggarkan dana untuk capex di angka USD300 sampai 400 juta.

Namun sayangnya pada laporan semester pertama tahun 2020 ini, realisasi kinerja operasional Adaro Energy mengalami penurunan. Tercatat pada paruh pertama tahun ini produksi perusahaan hanya berada di angka 27,29 juta ton atau mengalami penurunan sebanyak 4 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.

Jumlah penjualan batubara Adaro Energy secara year on year juga mengalami penurunan sebanyak 6 persen. Dari 28,77 juta ton pada tahun lalu menjadi 27,13 juta ton di paruh pertama tahun 2020 ini.

Padahal pada awal tahun, posisi Adaro Energy begitu kuat, namun mengalami pelemahan cukup besar pada kuartal kedua. Penyebabnya adalah musim panjang yang cukup lama di daerah operasional dan juga turunnya permintaan karena wabah pandemi.

Adapun alasan perusahaan untuk melakukan revisi guna mempertahankan kontinuitas pasokan kepada para pelanggan dan juga menjaga margin perusahaan tetap sehat. Pihaknya juga akan terus melakukan monitoring pada perkembangan pasar serta menjalankan kegiatan operasional sesuai rencana yang sudah dibuat di tambang-tambang yang dimiliki Adaro Energy.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor    : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !