Detail Berita


Kampoeng Reklamasi Air Jangkang, Jadi Proyek Percontohan Reklamasi Lahan Pascatambang


"Kampoeng Reklamasi Air Jangkang"
Sumber gambar: reportasebangka.com


Tanggal terbit: 19-08-2020

duniatambang.co.id - Tercatat beberapa daerah yang dulunya menjadi areal pertambangan di kawasan Kepulauan Bangka Belitung, kini mulai berubah menjadi kawasan hijau yang dibangun dengan konsep agrowisata. Kampoeng Reklamasi yang ada di Air Jangkang, Bangka adalah salah satu yang layak dikunjungi.

Dari pusat Kota Pangkalpinang, kawasan agrowisata Kampoeng Reklamasi ini bisa ditempuh dengan jarak sekitar 15 kilometer. Kampeng Reklamasi ini mengangkat konsep back to nature atau kembali ke alam. Sehingga jika anda berkunjung, di daerah itu akan ditemukan beragam jenis flora dan fauna endemik, tempat budidaya ikan, peternakan sapi dan kuda, serta kebun sayuran.

Tentunya, Anda juga bisa mengabadikan momen bersama keluarga dan rekan, karena tempat ini juga menyediakan beberapa titik, yang sangat cocok untuk dijadikan spot berfoto ria. Tempat yang paling mencolok di antaranya rumah kayu yang berada di atas kolam ikan dan kebun bunga matahari.

Salah seorang pengunjung yang datang bahkan tidak tahu, jika kawasan agrowisata Kampoeng Reklamasi itu dulunya adalah lahan bekas galian tambang timah.

“Saya gak nyangka, kalau kawasan hijau dan asri ini dulunya adalah bekas galian tambang timah. Sebab sekarang kondisinya sudah benar-benar berubah, jauh dari kesan daerah pertambangan,” ucap Reni salah seorang pengunjung itu.

Sebelum proses reklamasi dan recovery dilakukan, lahan tersebut terbengkalai dengan banyak sekali penampakan gundukan dan lubang bekas penggalian timah. Berangkat dari komitmen PT Timah lah, perubahan yang sangat signifikan pada kawasan itu bisa terjadi.

Tak hanya melakukan recovery kondisi tanah melalui reklamasi, PT Timah dengan aktif memfungsikan wilayah itu sebagai Pusat Penyelamatan Satwa. Mereka bekerjasama dengan pihak Animals Lover Bangka Belitung untuk mengelola tempat penyelamatan satwa tersebut.

Pihak PT Timah sendiri mengaku jika selama ini mereka mencoba memaksimalkan dari aturan yang sudah ada. Jika regulasi mengatur soal reklamasi dalam bentuk lainnya, maka pihaknya pun melaksanakan dengan tidak hanya sekedar menanam dan penghijauan, tetapi juga mengembalikan fungsi lahan sesuai peruntukan.

PT Timah juga mampu menjadikan kawasan bekas tambang itu memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor    : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !