Detail Berita


Kolaborasi Pemerintah Dan PT SBI Sulap Lahan Bekas Tambang Jadi Tempat Wisata Skala Besar


"Ilustrasi reklamasi tambang"
Sumber gambar: beritasatu.com


Tanggal terbit: 11-08-2020

duniatambang.co.id - Pemerintah mewajibkan perusahaan untuk melakukan reklamasi lahan bekas tambang. Hal ini ditujukan agar lahan bekas tambang bisa kembali memiliki daya guna dan nilai ekonomi.

Salah satu kawasan lahan bekas yang sedang mendapatkan sorotan belakangan ini adalah lahan bekas tambang pasir yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi. Lahan tersebut direncanakan akan diubah dan dibangun menjadi sebuah tempat wisata alam dengan bertemakan planet Mars.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah mengunjungi kawasan yang akan dijadikan lokasi wisata alam dan pertanian tersebut. Saat melakukan kunjungan ke tempat tersebut, Kang Emil mengaku terkesan dengan perubahan yang sudah terjadi. Meski dalam tahap pengembangan, wilayah itu sudah tampak jauh lebih hijau dibanding sebelumnya saat masih berupa areal pertambangan.

Kang Emil pun mengapresiasi PT Solusi Bangun Indonesia dengan langkah reklamasi yang sudah dikerjakan. Hal tersebut menurutnya bisa menjadi percontohan bagi perusahaan tambang lain baik yang ada di wilayah Sukabumi atau di luar Sukabumi. Perbandingan kondisi antara dulu dan sekarang benar-benar sangat kontras.

Kang Emil menjelaskan jika dulunya wilayah itu mirip planet Mars, dengan batuan besar dan tanah yang gersang. Akan tetapi saat ini sudah berubah drastis, meski ada beberapa area yang memang dibiarkan seperti dulu untuk kepentingan penelitian dan edukasi.

Pemerintah setempat pun meminta PT Solusi Bangun Indonesia untuk menyajikan rencana kedepan yang akan dilakukan perusahaan dalam pembangunan tempat wisata itu. Nantinya, pemerintah berjanji untuk membantu perusahaan dengan mencarikan stakeholder yang memang benar-benar paham mengenai pengelolaan kawasan wisata alam. Sehingga nantinya kawasan itu bisa menjadi kawasan wisata berskala besar.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !