Detail Berita


Tantangan Perusahaan Tambang di Era Digital dan Inovasi Teknologi


"Aktivitas pertambangan"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 07-08-2020

duniatambang.co.id - Industri pertambangan merupakan sektor yang ikut terpengaruh adanya revolusi industri 4.0. Dimulai dari masa silam, di mana kegiatan pertambangan yang hanya menggunakan kapak dan cangkul bisa berubah sekarang ini dengan menggunakan excavator dan alat-alat berat canggih.

Perkembangan teknologi, melahirkan beragam inovasi untuk meningkatkan kualitas keamanan, produktivitas, dan operasional pertambangan. Dengan melihat perkembangan yang ada saat ini, tentu muncul pemikiran bagaimana kegiatan pertambangan dilakukan di masa mendatang.

Pertanyaan-pertanyaan  tentu akan berakhir pada perumusan sejumlah tantangan yang akan dihadapi industri pertambangan di masa depan. Yang jelas kebutuhan akan komoditas tambang akan semakin besar, seiring bertambahnya populasi penduduk. Namun yang ditekankan adalah, bagaimana perubahan yang akan terjadi pada industri pertambangan guna memenuhi kebutuhan yang terus meningkat.

Otomatisasi

Otomatisasi meliputi cara perusahaan tambang dalam menerapkan teknologi yang ada untuk memantau, mengendalikan dan mengirimkan produk ataupun layanan mereka. Hadirnya teknologi otomatisasi bukanlah hal yang baru di industri pertambangan, dan bahkan pertambangan menjadi industri pertama yang menerapkan teknologi otomatisasi, dengan adanya haul truk yang dikendalikan dari jarak jauh.

Digitalisasi

Inovasi pada industri pertambangan tidak hanya melulu mengenai operasional saja, tetapi juga dalam prosesnya juga. Perusahaan tambang yang profesional, biasanya bekerja berdasarkan data di lapangan sebagai dasar untuk menentukan strategi dan kebijakan.

Sebuah perusahaan tambang asal Amerika, ada yang menerapkan teknologi “Digital Twin”. Secara teknis, yang dilakukan perusahaan tersebut adalah dengan membuat replika digital dari kondisi areal tambang sesuai dengan yang ada di lapangan. Seperti melakukan digitalisasi pada kondisi terowongan bawah tanah lengkap dengan benda-benda yang ada di tempat itu.

Keuntungannya, tidak dibutuhkan peninjauan langsung ke lokasi sehingga meminimalisir resiko yang bisa terjadi dan meningkatkan keamanan serta produktivitas. Meski teknologi ini sangat terbatas dan hanya beberapa perusahaan tambang yang menerapkannya, di masa mendatang inovasi ini bisa menjadi tumpuan utama.

Baca juga: Pentingnya Transformasi Digital Operasional Tambang dalam Menghadapi New Normal

Skill Pekerja

Perusahaan tambang juga dihadapkan pada masalah peningkatan keahlian para pekerjanya. Sebab adanya inovasi teknologi yang terus berkembang secara cepat, para pekerja harus bisa beradaptasi. Misalnya, mengemudikan haul truk tidak lagi dilakukan dengan duduk di bangku sopir dan memegang setir, namun bisa dilakukan dari jarak jauh dengan menggunakan perangkat komputer. Dalam hal ini, pekerja diharuskan memiliki keahlian cara mengoperasikan kemudi truk secara remote itu.

Teknologi Komunikasi

Teknologi mengubah cara kita untuk melakukan komunikasi antar sesama, menjadikannya tantangan terbesar dalam industri pertambangan. Operasional tambang seringkali dilakukan secara terpisah dengan jarak yang cukup jauh. Dalam hal ini teknologi komunikasi memainkan peranan sangat penting.

Hadirnya kecanggihan teknologi, memungkinkan komunikasi dilakukan secara instan dan simultan, memberikan perkembangan secara real-time kegiatan operasional tambang. Sementara sudah menjadi rahasia umum jika areal pertambangan adalah kawasan yang berbahaya.

Dengan bantuan sensor dan peralatan monitoring yang canggih, perusahaan tambang bisa mendapatkan informasi lebih akurat mengenai kondisi yang ada. Terlebih ketika terjadi bencana, yang membutuhkan proses evakuasi yang cepat.

Sayangnya kebutuhan teknologi komunikasi yang canggih ini membutuhkan modal dan biaya operasional yang tidak sedikit. Hal ini menjadi tantangan yang cukup besar bagi perusahaan tambang untuk mencari sumber dana guna memenuhi kebutuhan tersebut.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !