Detail Berita


Mengintip Rapor Semester HBA – HMA yang Kian Menurun



duniatambang.co.id – Harga Mineral Logam Acuan (HMA) dan Harga Batubara Acuan (HBA) pada bulan Juni 2019 telah ditetapkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan. Penetapan HMA dan HBA menunjukkan trend yang kian menurun.

Penetapan HBA dipengaruhi dengan perubahan harga oleh indeks global seperti pada Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platss 5900. Sementara itu, HMA mengacu kepada London Metal Exchange, London Bullion Market Association, Asian Metal dan Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX). HBA dan HMA diambil dari rata – rata indeks – indeks global tersebut selama satu periode atau satu bulan.

Perang dagang AS-China turut mempengaruhi harga HMA dan HBA. Kedua negara tersebut merupakan kekuatan ekonomi terbesar di dunia yang dapat mengatur tarif yang berlaku. Strategi balas membalas penetapan tarif membuat harga – harga menjadi tidak stabil.

Imbasnya pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sub sektor mineral dan batubara (Minerba) pada semester ini masih mencapai Rp 19,116 Triliun dari jumlah target tahu ini Rp 43,27 triliun. Dikuti dari cnnindonesia.com (Penguatan Rupiah Tekan Penerimaan Minerba), salah satu faktornya dikarenakan penurunan HBA dan penguatan rupiah.

Diharapkan oleh Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Johnson Pakpahan, bahwa pada satu semester sisa tahun 2019 penerimaan akan bertambah mencapai target yang telah ditetapkan walaupun dengan kondisi pasar saat ini.

 Menurunnya HMA dan HBA dikarenakan oleh kondisi ekonomi yang kurang mendukung. Penentuan HMA dan HBA yang berkaitan dengan kondisi harga global dunia terimbas dengan panasnya tensi perang dagang AS-China. 

(FPL)