Detail Berita


Sekilas Mengenal Keilmuan Logam (Metalurgi)


"Tampak dalam pabrik pengolohan mineral"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 03-08-2020

duniatambang.co.id – Metalurgi berasal dari kata Yunani Kuno “metallourgós” artinya "pekerja logam", gabungan dari kata “métallon” yang artinya logam dan kata “érgon” yang artinya kerja. Metalurgi memiliki definisi sebagai bidang keilmuan tentang perilaku kimia, fisika, dan mekanika dari logam. Sedangkan dalam teknik metalurgi sendiri dapat mempelajari hal-hal yang mulai dari pengolahan mineral, ekstraksi logam, pembuatan paduan logam, pencegahan korosi logam, dan sebagainya tergantung pada instansi pendidikan atau lembaga keprofesian metalurgi tertentu dalam menentukannya.

Di Indonesia hingga saat ini sudah terdapat sejumlah perguruan tinggi yang mengadakan jurusan/program studi teknik metalurgi. Sebagai contohnya: teknik metalurgi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), teknik metalurgi dan material dari Universitas Indonesia (UI), teknik material dan metalurgi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), teknik metalurgi dari Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), teknik metalurgi dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), teknik metalurgi dan material dari Institut Teknologi Sains Bandung (ITSB), dan lain-lain.

Buat kamu yang ingin mempelajari bidang keilmuan metalurgi, dengan mengambil jurusan/program studi teknik metalurgi merupakan hal yang akan sangat membantu. Namun, perlu diingat bahwa setiap jurusan/program studi teknik metalugi yang ada bisa saja mempelajari proses, teknologi, logam, atau aspek lain dari metalurgi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis terlebih dahulu mengenai mata kuliah apa saja yang dipelajarinya sebelum mengambil programnya.

Dalam skala besar, keilmuan teknik metalurgi dapat diaplikasikan mulai dari industri hulu berupa industri pertambangan hingga berbagai industri hilir berupa industri otomotif, industri elektrik, industri pertahanan, industri aircraft, dll.. Sebab itu, untuk menguasai seluruh aspek dari keilmuan teknik metalurgi merupakan hal yang membutuhkan perjuangan tinggi dibandingkan dengan jurusan/program studi lain. Keilmuan dari teknik metalurgi bila dibagi berdasarkan pada industri hulu hingga industri hilirnya, maka bisa dibagi menjadi beberapa kelompok secara sederhana, yaitu: pengolahan mineral, ekstraksi logam, dan metalurgi fisik. Berikut ini akan dijabarkan satu per satu:

Pengolahan Mineral

Dibidang pengolahan mineral, keilmuan teknik metalurgi berguna dalam menentukan metode atau teknologi yang paling efisien dan efektif dalam memisahkan mineral pengandung logam berharga dari mineral pengotor. Produk utama yang dihasilkan dari proses ini berupa konsentrat dimana akan ditindaklanjutkan ke industri ekstraksi logam atau sering dikenal dengan industri smelter, industri pelindian, dsb..

Ekstraksi Logam

Dalam mengekstraksi logam atau dikenal pengolahan dan pemurnian logam, keilmuan teknik metalurgi membahas mengenai jalur-jalur ekstraksi logam. Umumnya, terdapat jalur pirometalurgi dan jalur hidrometalurgi dengan berdasarkan perbedaan pada suhu operasinya pirometalurgi mempunyai suhu operasi minimal ± 500oC sedangkan jalur hidrometalurgi memilihi suhu operasi maksimal ± 300oC saja. Dalam jalur ekstraksi yang berbeda, terdapat pula proses-proses dan teknologi-teknologi yang berbeda untuk digunakan juga. Namun, perlu diketahui bahwa dalam suatu industri bisa saja menggunakan gabungan dari proses dan teknologi dari pirometalurgi dan hidrometalurgi untuk menghasilkan produk logam mereka berdasarkan pertimbangan tekno-ekonomisnya, atau faktor lainnya.

Metalurgi Fisik

Perlu dipahami metalurgi fisik yang dimaksud adalah pengetahuan fisika dari logam yang meliputi tentang sifat mekanik dan sifat fisiknya.  Dalam metalurgi fisik, keilmuan teknik metalurgi membahas mengenai metode atau teknologi untuk dapat memanfaatkan logam menjadi suatu produk yang dapat memenuhi kebutuhan kehidupan manusia. Metalurgi fisik dalamnya mencakup proses pembuatan paduan logam, proses melakukan perlakuan panas, proses pengerjaan logam (metal working), dan sebagainya.

Baca juga: Tujuh Pabrik Smelter Terbesar di Indonesia

Selain dari 3 bagian dari keilmuan teknik metalurgi yang sudah dijabarkan diatas, juga terdapat keilmuan seperti pengendalian korosi logam, biohidrometalurgi, metalurgi penyimpanan dan konversi energi, metalurgi daur ulang, dan sebagainya yang masih akan berkembang kedepannya.

 

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !