Detail Berita


Pentingnya Penerapan Kaidah Good Mining Practice pada Pertambangan


"Penerapan good mining practice"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 03-08-2020

duniatambang.co.id – Industri pertambangan merupakan salah satu industri yang memegang peranan penting dalam kemajuan bangsa Indonesia. Industri ini sangat berpengaruh dalam kemajuan teknologi Indonesia dan pemasukan anggaran Negara. Dilansir dari kemenkeu.go.id, pendapat PNBP pertambangan mineral dan batubara (minerba) menjadi kedua terbesar setelah pendapatan PNBP minyak dan gas bumi. Justru ini yang menjadi sorotan untuk pemerintah bahwa industry pertambangan mineral dan batubara (minerba) menjadi pemasok kedua terbesar PNBP Negara di tahun 2020 hingga saat ini.

Dengan banyaknya keuntungan dan profit yang diterima oleh Negara dan sebagian besar masyarakat Indonesia. Pertambangan masih menjadi industri di Indonesia yang memiliki stigma buruk terhadap aspek lingkungan dan konservasi alam. Namun, apakah hal ini masih menjadi pekerjaan rumah yang besar dan harus dibenahi oleh pemerintah dan pemangku kekuasaan industri pertambangan di Indonesia?

Setiap perusahaan tambang wajib memiliki kaidah Good Mining Practice dalam melakukan operasi pertambangan dari awal hingga akhir. Good Mining Practice merupakan kaidah penambangan yang baik  dan turut berkontribusi dalam menaati aturan, terencana dengan baik, menerapkan teknologi yang sesuai yang berlandaskan pada efektifitas dan efisiensi, melaksanakan konservasi bahan galian, mengendalikan dan memelihara fungsi lingkungan, menjamin keselamatan kerja, mengakomodir keinginan dan partisipasi masyarakat, menghasilkan nilai tambah, meningkatkan kemampuan dan kesejahteraan masyarakat sekitar ,serta menciptakan pembangunan yang berlanjutan. (Age Andy, 2014)

Kaidah Good Mining Practice pada dasarnya menjalankan operasional pertambangan dari tahap eksplorasi endapan deposit mineral yang dilakukan dengan studi kelayakan (feasibility study) dan berakhir pada tahap reklamasi dan revegetasi lahan pasca tambang. Operasi penambangan yang dilakukan tidak serta merta mengupas tanah penutup, mengambil bahan galian, dan membiarkan begitu saja. Namun, kaidah ini juga mengajarkan bahwa operasi penambangan yang baik juga turut mementingkan kesejahteraan lingkungan dan alam maupun kesehatan dan kesejahteraan penduduk lokal. Kita bisa melihat circle kaidah Good Mining Practice.

Dalam pelaksanaan kaidah Good Mining Practice oleh setiap perusahaan tambang harus turut memperhatikan 6 aspek penting. Diantaranya adalah :

1. Aspek Perizinan Dan Legalitas Perusahaan Tambang

2. Sistem Eksplorasi, Studi Kelayakan, Eksploitas, dan Pengolahan Bahan Galian yang Baik dan Terencana

3. Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

4. Aspek Lingkungan Hidup

5. Aspek Hak Asasi Manusia atau Hak-Hak Masyarakat Sekitar

6. Aspek Penutupan Tambang atau Pasca Tambang yang Berkelanjutan

Oleh karena itu, kaidah Good Mining Practice sangatlah penting dilakukan oleh setiap perusahaan tambang dalam menjalankan operasi penambangan. Aktivitas penambangan tidak akan dinyatakan sebagai suatu kegiatan yang merusak lingkungan, apabila aktivitas penambangan tersebut dilakukan dengan baik dan benar atau menjalankan kaidah Good Mining Practice dan selanjutnya dapat diimplementasikan  dengan penuh kesadaran dan ketelitian, semua pihak yang turut berperan dalam operasi penambangan tersebut juga aktif dan saling melakukan control atau pengawasan. Di samping itu juga diperlukan aturan hokum yang ketat dari birokrat atau pemerintah dan adanya pengawasan dari masyarakat sekitar terhadap perusahaan pertambangan tersebut.

 

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !