Detail Berita


Metode Penampangan Open Pit di Indonesia


"Metode tambang open pit PT Freeport Indonesia"
Sumber gambar: economy.okezone.com


Tanggal terbit: 22-07-2020

duniatambang.co.id - Metode Open Pit adalah sebuah metode operasi pertambangan terbuka yang dilakukan pada permukaan lokasi tambang (Surface Mining) secara langsung. Biasanya dilakukan pada lokasi pertambangan yang cenderung datar atau dengan topografi landai.

Selain memerlukan observasi dan riset sebelum menentukan metode penggalian, lokasi pertambangan yang biasanya lebih memilih metode Open Pit harus memiliki beberapa perencanaan penggalian sumber daya hasil tambang. Perencanaan yang umum digunakan adalah sebagai berikut:

1. Perencanaan Jangka Panjang

Perencanaan jangka panjang pada umumnya membahas mengenai berapa lama umur tambang, dengan melakukan evaluasi berupa pembagian wilayah pertambangan menjadi beberapa blok geometri dengan penyertaan nilai kandungan bijih pada setiap bloknya.

Dari hal tersebut, akan dihasilkan blok geometri yang memungkinkan bagi pertambangan, sehingga kemudian dapat dilakukan analisis untuk menentukan batasan-batasan pit dan gambaran tahapan pertambangan secara umum yang akan dilakukan. Batasan pit yang ada tersebut juga digunakan sebagai evaluasi, dengan mempertimbangkan kadar bijih dari hasil eksplorasi.

Rencana jangka panjang akan dievaluasi secara berkala dengan mempertimbangan hasil eksplorasi bijih yang telah dilakukan, sehingga memungkinkan adanya perubahan rencana jangka panjang yang telah dibuat sebelumnya, terutama aspek jangka umur tambang.

2. Perencanaan Jangka Pendek

Tahapan selanjutnya adalah menyusun rencana jangka pendek yang disesuaikan dengan rencana jangka panjang yang ada. Sehingga rencana jangka pendek secara umum adalah bentuk tahapan-tahapan kecil pertambangan dalam mencapai tujuan besar rencana jangka panjang.

Tahapan penambangan dimuat dalam rencana jangka pendek agar memiliki dasar dan pedoman yang jelas dalam operasi pertambangan yang akan dilakukan. Selain itu, biasanya rencana jangka pendek juga mencakup rencana pertambangan pada blok bijih dalam beberapa bulan atau tahun kedepan.

Perencanaan jangka pendek lebih cenderung menitikberatkan pada kondisi kadar dan sifat metalurgi dari blok bijih dan waste yang terkomputerisasi serta mempertimbangkan data lubang bor untuk mendapatkan estimasi kadar bijih yang leih baik.

3. Penjadwalan Produksi

Penjadwalan produksi meliputi pemilihan alat-alat yang digunakan dalam operasional tambang pada pit yang ada. Selain itu, penjadwalan produksi umumnya bersifat detail dan spesifik sehingga mengatur capaian dari shift ke shift yang secara kontinu mengalami perubahan akibat proses penambangan.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !