Detail Berita


Kini Limbah Sisa Tambang Bisa Diolah dan Berikan Berikan Nilai Ekonomi


"Limbah Tambang"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 22-07-2020

duniatambang.co.id - Tak hanya untuk menjaga lingkungan sekitar area tambang terhindar dari pencemaran akibat limbah tambang, sisa-sisa hasil produksi tersebut juga harus bisa dimanfaatkan kembali dengan optimal. Pada akhirnya, hal ini pun bisa memberikan dampak positif bagi perusahaan tambang itu sendiri. Untuk mendukung hal ini, perusahaan tambang pun setidaknya juga mendapatkan arahan, pembinaan dan pengawasan dari pemerintah.

Limbah hasil sisa kegiatan produksi pertambangan harus mampu memberikan dampak yang positif pada ekonomi dan juga lingkungan. Dibutuhkan sebuah teknologi dan metode mutakhir, sehingga ke depan atau saat ini sedang dikembangkan, sisa hasil produksi yang biasanya berupa slag, tailing ataupun lumpur bisa dikelola untuk didapatkan manfaatnya kembali.

Sisa-sisa hasil produksi tambang itu bisa diolah dan dijadikan mineral strategis, material konstruksi dan lainnya.

Salah satu contoh dari aktivitas pengolahan sisa hasil tambang ini yang sedang dikembangkan yakni residu bauksit atau lumpur merah yang menjadi limbah dari pabrik alumina. Material tersebut bisa diolah untuk kemudian digunakan sebagai material konstruksi bangunan. Red Mud ini juga bisa dimanfaatkan lagi untuk industri metalurgi lain, karena sejatinya masih memiliki kandungan logam seperti, aluminium, besi, skandium, titanium dan logam tanah jarang dengan beragam varian lainnya.

Lebih lanjut, adapun syarat pemanfaatan limbah red mud itu tentunya harus diberikan secara cuma-cuma atau gratis. Kemudian letak pabrik penghasil limbah harus berada tidak jauh dari pabrik alumina. Selain itu kandungan besi dalam red mud tidak kurang dari 30 persen.

Sejumlah perusahaan pertambangan lainnya pun rupanya diketahui juga sudah mulai melakukan pengolahan sisa hasil tambang. Perusahaan tambang mengaku saat ini proses pemurnian konsentrat bahkan sudah mulai mendekati zero waste atau tanpa sisa.

Energi panas yang merupakan hasil dari gas buang juga bisa digunakan dalam pembangkit listrik. Kemudian ada sulfur dioksida yang juga merupakan sisa dari hasil gas buang bisa diubah menjadi pupuk dan saat ini telah dikomersilkan oleh PT Pupuk Indonesia.

Bahkan Slag yang menjadi limbah B3 kini dikirim ke pabrik semen untuk diolah kembali. Slag yang sudah diolah digunakan dalam bahan baku pembuatan semen, yang biasanya digunakan dalam sand blasting dan agregat beton.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !