Detail Berita


Program Zero Accident Tambang, Adaro Indonesia Terapkan a-ZAM


"Seorang pekerja berada di lokasi tambang"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 14-07-2020

duniatambang.co.id – Pekerjaan Tambang merupakan salah satu pekerjaan yang memiliki risiko tinggi. Dilansir dari Minerba One Data, angka kematian akibat pekerjaan tambang naik secara signifikan, pada tahun 2017 angka kematian mencapai 0,83% dengan jumlah kematian mencapai 10 kasus. Lalu pada tahun 2018 angka kematian pekerja tambang mencapai 18 kasus dengan rata-rata persentase 1,5 %. Sementara itu, data angka kematian terbaru pada tahun 2019 mencapai 24 kasus dengan rata-rata persentase mencapai 2%. Kasus-kasus tersebut menjadi bahan evaluasi yang harus diperbaiki agar terjadi penurunan angka kematian tahun-tahun selanjutnya.

Kecelakaan tambang disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah faktor lemahnya kontrol atau pengawasan oleh perusahaan tambang tersebut, faktor kerusakaan alat berat dan sistem penambangannya, dan faktor kecelakaan pribadi. Oleh karena itu, pemerintah berkerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang terlibat khususnya perusahaan tambang berupaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja industri-industri tambang di Indonesia.

Program Zero Accident hadir dalam upaya untuk mencegah terjadinya kasus atau angka kematian yang terjadi di industri-industri Indonesia. Program Zero Accident ini dibuat oleh pemerintah yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia.

Beberapa perusahaan tambang sudah menerapkan program Zero Accident guna mencegah dan mengakhiri persentase buruk angka kematian pekerja tambang yang sudah terjadi di Indonesia. Salah satunya adalah PT Adaro Indonesia yang membuat program peningkatan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) khusus yang disebut Adaro Zero Accident Mindset (a-ZAM).

Adaro Zero Accident Mindset (a-ZAM) merupakan program yang diadopsi sebagai pergeseran paradigma manajemen terhadap pengelolaan kinerja keselamatan dan kesehatan kerja, hal ini juga menunjukkan besarnya komitmen manajemen dalam melindungi pekerja dari cidera yang dilakukan oleh PT Adaro Indonesia. Tujuan dilakukannya Program a-ZAM oleh PT Adaro Indoneisa ini yaitu untuk membentuk pola pikir selamat, perilaku selamat, dan budaya keselamatan (Budaya aZAM) di Operasional PT Adaro Indonesia dan mewujudkan Zero Accident KPLH (Keselamatan Pertambangan dan Lingkungan Hidup) di Operasional PT Adaro Indonesia secara berkelanjutan. Dengan diterapkannya program a-ZAM di lingkungan kerja PT Adaro Indonesia ini membentuk beberapa program-program turunan yang didasari oleh beberapa pilar utama, diantaranya adalah pilar budaya, pilar system manajemen, pilar kompetensi, dan pilar implementasi. (Sumber : Prosiding XXVII DAN Kongres X PERHAPI tahun 2018)

Program Adaro Zero Accident Mindset (a-ZAM) ini merupakan contoh yang baik dan bagus bagi perusahaan-perusahaan lain khususnya perusahaan tambang dalam menerapkan program khusus untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja di lingkungan perusahaannya.

 

Penulis : Dimas Chaidir Adinugroho (Mahasiswa UIN Jakarta)

Editor  : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !