Detail Berita


Potensi SDA di Kebumen Melimpah, Bisa Copot Predikat Kabupaten Termiskin Se-Jawa Tengah


"Tebing Tinggi Menganti, Kebumen"
Sumber gambar: travelingyuk.com


Tanggal terbit: 09-07-2020

duniatambang.co.id - Kebumen memang dinobatkan sebagai Kabupaten paling miskin di Jawa Tengah pada 2019. Namun wilayah yang memiliki arti nama Kebumian ini, sebenarnya menyimpan kandungan Sumber Daya Alam (SDA) yang cukup melimpah. Luas area yang diprediksi bisa jadi areal pertambangan ini sangat melimpah.

Dari sejumlah riset dan eksplorasi yang sebelumnya dilakukan, wilayah Kebumen memiliki kandungan mineral logam seperti emas, mangan dan juga pasir besi. Sementara dari kategori batubara terdapat kandungan dengan jenis serpih bitumen. Sementara kandungan mineral dari kategori bukan logam meliputi, Ca-bentonit, tras, kaolin, fosfat guano, talk, felspar dan asbes.

Tak hanya mineral logam dan non logam, terdapat juga kandungan batuan tanah liat, batu gamping, andesit, basalt, gabro, diabas, tanah merah, hingga marmer. Setidaknya ada 20 jenis komoditas tambang yang terkandung di dalam permukaan tanah di wilayah Kebumen.

Di wilayah Pantai Muda dan Tua misalnya, endapannya diketahui mengandung potensi mineral logam pasir besi. Sepanjang 40 kilometer mulai dari garis pantai selatan terdapat endapan aluvial yang jumlahnya mencapai 3.773.997.134.991,1 ton. Diketahui juga kadar Fe di bagian timur sebesar 56,7 persen dan bagian barat mencapai 21,76 persen.

Lalu ada juga potensi bijih besi yang singkapan ketebalannya mencapai 50 sentimeter di perselingan batupasir dan breksi vulkanik Formasi Waturanda. Kandungan ini juga membuktikan wilayah Kebumen memiliki potensi kandungan emas yang cukup melimpah.

Sementara untuk kawasan wilayah sekitar Kecamatan Ayah, Rowokele dan Buayan diketahui menyimpan kandungan Mangan yang cukup besar. Lebih detail untuk wilayah Desa Grati, tercatat kandungannya mencapai 43.903,2 ton.

Batubara juga diketahui ditemukan di wilayah sekitar desa Argosari, tepatnya di sebelah bagian bawah Formasi Kalipucang. Potensi itu berupa serpih bitumen yang memiliki karakteristik warna gelap agak padat dan keras. Ketebalannya diprediksi sekitar 0,30 meter hingga 4 meter.

Kemudian pada endapan itu rata-rata memiliki cadangan minyak sekitar 7 sampai 3,25 liter per ton serpihan bitumen. Sehingga perkiraan kandungan minyak yang dimiliki bisa mencapai angka 829.941,24 barel.

Menurut sejumlah ahli, kawasan tersebut lebih cocok untuk digunakan sebagai kawasan Geopark untuk kepentingan konservasi, edukasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Terlebih konsep Geopark sudah teruji dan terbukti bisa menunjang perekonomian masyarakat, khususnya melalui sektor pariwisata.

Oleh karenanya potensi ini memang sangat besar dan membutuhkan pengelolaan yang profesional dan benar. Kuncinya berada pada Tata Ruang Pertambangan, dokumen tambang yang lengkap dan resmi serta penegakan aturan yang tegas. Sehingga bisa mengentas status Kebumen sebagai Kabupaten termiskin se-Jawa Tengah.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !