Detail Berita


Harga Batubara Juli Turun Lagi, Masih Kena Imbas Corona


"Coal stockpile"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 08-07-2020

duniatambang.co.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI telah menetapkan harga batubara acuan (HBA) Juli 2020 sebesar USD 52,16 per ton. Angka ini terkoreksi 1,55% dari HBA Juni 2020 yang sebesar USD 52,98 per ton.

Batubara memasuki masa suram sepanjang 2020 bahkan sempat menjadi harga terendah sejak 2016.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi, memaparkan penurunan harga batubara acuan disebabkan oleh berkurangnya permintaan pasar global terhadap pasokan batubara Indonesia.

Selain dari permintaan yang berkurang, saat ini stok batubara di India dan China masih tinggi hingga membuat pasokan batubara global oversupply.

Hal tersebut merupakan dampak dari pandemi covid yang sampai saat ini masih belum reda. Pandemi covid ini turut menyebabkan berkurangnya konsumsi batubara dari Indonesia.

Menurut Agung, ada kecenderungan negara-negara yang terdampak covid-19 beralih ke sumber energi alternatif di dalam negeri. Negara-negara tersebut mengurangi pasokan dari negara luar untuk meminimalkan dampak covid meluas ke negara mereka.

Selain itu, situasi pandemi menyebabkan mobilitas perdagangan batubara cukup tersendat karena negara-negara tersebut masih menerapkan kebijakan pembatasan akses.

Sejak Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) mengumumkan virus corona sebagai bencana pandemi global pada Maret 2020, harga batubara berangsur-angsur turun.

HBA pada April 2020 turun ke angka USD 65,77 per ton. Lalu turun lagi pada Mei 2020 ke angka USD 61,11 per ton. HBA berlanjut turun ke USD 52,98 per ton pada Juni 2020.

Sebagai informasi, HBA didapatkan dari rata-rata Indonesia Coal Index (ICI), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), Newcastle Export Index (NEX), dan Platts 5900 pada bulan sebelumnnya.

Akankah batubara kembali ke masa kejayaan?

 

Penulis : Mayang Sari

Editor  : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !