Detail Berita


Pemerintah Genjot Promosi Batubara untuk Buka Pasar Ekspor Baru


"Coal mining"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 07-07-2020

duniatambang.co.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sejauh ini cukup responsif dan peka dalam memahami dinamika yang terjadi pada komoditas batubara. Hal ini disebabkan oleh dampak pandemi secara global yang membuat harga komoditas batubara semakin terpuruk dan berada dalam ketidakpastian. Sejumlah pengusaha batubara pun mengaku tak bisa berbuat banyak selain melakukan efisiensi.

Menyiasati permasalahan ini, pemerintah melalui Kementerian ESDM mengaku tengah berupaya sekeras mungkin untuk mencari jalan keluarnya. Salah satu yang menjadi fokus pemerintah karena dianggap memiliki peluang cukup besar adalah dengan menjajaki pasar baru ekspor keluar negeri.

Dengan bisa mendapatkan pasar baru untuk ekspor batubara, diharapkan dapat menstabilkan kembali penjualan batubara yang pada tahun ini mengalami penurunan cukup besar. Berdasarkan laporan realisasi nilai ekspor hingga Mei 2020 ini, jumlahnya mencapai angka 175,15 juta ton dan nilainya mencapai USD 7,7 miliar.

Jumlah raihan itu, diketahui mengalami penurunan sebanyak 10% jika dibandingkan pada nilai ekspor di periode yang sama pada tahun 2019 lalu. Pada periode tersebut jumlah nilai ekspor batubara Indonesia berada pada angka 193,83 juta ton dengan nilai ekspornya sebesar USD 9,46 miliar.

Perwujudan dari langkah strategis mencari pasar ekspor yang baru itu, dilakukan pemerintah dengan melakukan komunikasi secara intensif bersama sejumlah negara yang belum pernah dijadikan tujuan ekspor batubara. Beberapa di antaranya yakni Brunei Darussalam, Pakistan hingga Bangladesh.

Dalam hal ini pemerintah secara serius terus berupaya membangun kerjasama Government to Government (G2G) dengan negara potensial tersebut. Lebih lanjut, pemerintah di Jakarta akan menggelar pertemuan dengan kedutaan besar Indonesia di negara calon pasar ekspor, salah satunya untuk melakukan market sounding atau promosi bisnis.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !