Detail Berita


Sudah Lama Diterapkan, Berikut Fakta Metode Tambang Semprot yang Jarang Diketahui


"Hydraulic Mining"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 06-07-2020

duniatambang.co.id – Masyarakat umum banyak mengenal teknis penambangan terbuka dengan metode open pit. Metode ini sudah banyak diterapkan oleh perusahaan tambang di Indonesia. Sederhananya, metode penambangan secara open pit adalah metode penambangan dengan mengupas batuan penutup atau overburden yang meninggalkan bentuk lubang bukaan berupa spiral ataupun corong terbalik.

Beberapa perusahaan besar seperti PT Freeport Indonesia, PT Amman Mineral Nusa Tenggara, PT Agincourt Resources, yang menambang bijih seperti tembaga, emas, dan perak menggunakan metode penambangan open pit. Perusahaan batubara seperti PT Kaltim Prima Coal, PT Adaro Energy, PT Arutmin Indonesia, dll, juga menerapkan metode penambangan yang hampir serupa, yakni open cut. Metode penambangan terbuka lain yang masih umum didengar yaitu metode penambangan quarry, strip mining, dan open cast.

Tapi, pernah kah anda mendengar istilah tambang semprot?

Istilah tambang semprot memang terdengar sedikit aneh apabila dibayangkan, tapi faktanya, tambang semprot merupakan metode penambangan yang sudah sejak dulu dilakukan sebagai alternatif metode penambangan.

Apa saja hal-hal yang perlu diketahui dari tambang semprot? Berikut penjelasannya:

Metode yang sudah lama diterapkan

Istilah Tambang Semprot atau Hydraulicking Mining sudah ada sejak tahun 1850 di Amerika Serikat ketika era California Gold Rush. Di Indonesia sendiri metode tambang semprot juga sudah cukup lama digunakan oleh tambang rakyat maupun perusahaan besar, salah satunya adalah PT Timah Tbk.

Penambangan dengan Penyemprotan Air secara Langsung

Tambang Semprot atau Hydraulicking Mining merupakan metode penambangan yang secara teknis melakukan penambangan dengan cara melakukan penyemprotan air ke endapan alluvial dengan menggunakan pompa bertekanan tinggi. Tembakan air tersebut akan mengupas batuan penutup (overburden) dan juga menambang mineral berharga. Metode ini terbilang cukup murah secara operasional karena tidak memerlukan alat gali muat seperti shovel/backhoe dan alat angkut seperti dumptruck.

Metode Penambangan yang Berkesinambungan

Secara sederhana, alur teknis dari tambang semprot adalah dengan menyemprotkan air dari pompa bertekanan tinggi ke batuan yang hendak dilakukan penambangan, kemudian, dengan penyemprotan tersebut, akan terbentuk campuran lumpur dari material dan air, lalu mengalir menuju paritan, yang selanjutnya akan mengalir menuju pipa isap menggunakan pompa, kemudian lumpur endapan placer tadi masuk ke sluice box untuk dilakukan pengolahan mineral, sebelum akhirnya diarahkan menuju washing plant untuk dicuci dan di murnikan. Tambang semprot biasa digunakan untuk menambang bijih timah, pasir besi, emas alluvial.

Alat alat yang digunakan dalam metode Tambang Semprot di antaranya:

1. Monitor, yaitu alat yang menyerupai meriam, monitor ini dihubungkan dengan pipa tekanan tinggi untuk mengerluarkan tembakan air.

2. Pompa. Digunakan untuk menyuplai air untuk melakukan penyemprotan, dan juga menghisap aliran lumpur agar masuk ke proses pengolahan

3. Pipa, sebagai aliran pemindah lumpur, air, dan sebagai jalur aliran agar masuk ke sluice box.

Kelebihan dari metode tambang semprot yaitu:

1. Biaya operasional murah, tidak memerlukan banyak alat berat.

2. Cocok untuk endapan aluvial yang memiliki karakteristik batuan cenderung lunak dan batuan lepas.

3. Tidak memerlukan wilayah yang luas .

4. Praktis, dapat dengan mudah dilakukan, apabila pompa, monitor, dan instalasi sudah terpasang.

Kekurangan dari metode tambang semprot yaitu:

1. Membutuhkan cukup banyak air untuk melakukan penyemprotan dan pengaliran material.

2. Perlunya menjaga parit agar tidak terjadi penyumbatan yang menyebabkan aliran material terhambat.

Jadi apakah anda sudah lebih paham terkait metode penambangan yang satu ini?

 

Penulis : Charles Candra Pratama (Mahasiswa Institut Teknologi Bandung)

Editor   : Ocky PR.

Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !