Detail Berita


Pengendalian Risiko Keselamatan Kerja dalam Pertambangan


"Pekerja tambang di area penambangan bawah tanah"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 02-07-2020

duniatambang.co.id - Bekerja di dunia pertambangan merupakan pekerjaan dengan tingkat risiko keselamatan dan kesehatan paling tinggi dibandingkan pekerjaan di bidang lainnya. Maka dari itu, perusahaan tambang pun dituntut untuk bisa memberikan jaminan keselamatan serta menyediakan fasilitas untuk mengurangi risiko kecelakaan para karyawan mereka.

Perusahaan yang profesional akan menerapkan prosedur berupa konsep dasar keselamatan kerja secara menyeluruh dan mendetail. Jika dilihat lebih lanjut, konsep dasar keselamatan kerja di areal pertambangan itu mengacu pada dasar keselamatan yang diterapkan oleh banyak organisasi keselamatan dunia. Konsep dasar ini biasanya disebut dengan Hierarchy Control atau kontrol hirarki untuk mengendalikan dan meminimalisir ancaman bahaya yang bisa terjadi.

Dalam Hierarchy Control itu diketahui ada lima kategori metode yang harus diterapkan oleh perusahaan tambang ataupun perusahaan profesional dalam berbagai bidang. Lima metode tersebut meliputi Eliminasi, Subtitusi, Engineering, Administrasi, dan Personal Protective Equipment (PPE).

Eliminasi

Metode eliminasi dianggap sebagai metode yang paling efektif dalam pengendalian bahaya di areal pertambangan. Penerapannya dilakukan dengan langkah meniadakan bahaya. Contoh paling konkrit adalah bahaya bekerja di ketinggian, bisa dihilangkan ancaman bahayanya dengan memindahkan lokasi di area dengan kondisi tanah yang lebih datar.

Substitusi

Metode substitusi tingkat efektifnya masih berada di bawah metode eliminasi. Metode ini dilakukan dengan cara mengganti sesuatu yang menjadi ancaman bahaya menjadi sesuatu yang tidak berbahaya. Contohnya adalah mengganti peralatan yang mengandung kimia berbahaya, dengan bahan lain yang lebih ramah.

Engineering

Sedikit berbeda dengan dua metode sebelumnya, metode Engineering dilakukan dengan tidak menghilangkan ancaman bahaya yang sudah ada. Namun dengan melakukan isolasi atau pengalihan bahaya terhadap para pekerja tambang. Misalnya adalah dengan menempatkan penyedot debu khusus, yang mampu menyerap material debu berbahaya sehingga tidak sampai terhirup oleh para pekerja.

Administrasi

Metode ini dilakukan dengan memberikan arahan atau petunjuk tentang bagaimana cara bekerja dengan mengutamakan safety atau keselamatan kepada para pekerja. Beberapa hal yang biasa dilakukan dengan metode ini adalah dengan membuat Standard Operational Procedure (SOP), training atau pelatihan khusus, hingga memasang rambu-rambu keselamatan. Secara garis besar metode ini tidak benar-benar menghilangkan ancaman bahaya, namun meminimalisir risiko para pekerja mengalami kecelakaan.

Personal Protective Equipment (PPE)

Secara umum metode ini dilakukan dengan membekali para pekerja dengan Alat Perlindungan Diri (APD) seperti sarung tangan, masker, helm, seragam khusus hingga kacamata pelindung. Metode ini sudah menjadi standar keselamatan kerja yang selalu ada dalam areal pertambangan. Namun dari kelima metode tersebut, PPE tingkat efektifitasnya dinilai paling rendah.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Hazred Umar Fathan

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !